Minggu, 6 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Proyeksi APBD TA 2027 Pemprov Banten Berkurang, Kinerja Bapenda Jadi Sorotan

Oleh Mardiana Tirtalaksana
Minggu, 23 Agu 2026 16:21 WIB
Rubrik Banten Region, Headline, Pemprov Banten
Ketua Fraksi NasDem DPRD Banten, Wawan Suhada. (ISTIMEWA)

Ketua Fraksi NasDem DPRD Banten, Wawan Suhada. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, SERANG – Terus berkurangnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemprov Banten dalam dua tahun terakhir, mendapat perhatian serius para anggota DPRD Banten.

Khususnya, terkait kinerja Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) selaku Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil, atau pendulang rupiah.

Diketahui, tahun 2024, pendapatan daerah murni disepakati sebesar Rp11,461 Triliun atau meningkat dari rancangan awal Rp11,261 Triliun.

Kemudian, dalam Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2024 yang disepakati Agustus 2024, target pendapatan daerah kembali mengalami penyesuaian naik menjadi Rp12,95 Triliun.

Namun, dalam KUA PPAS Perubahan APBD Provinsi Banten Tahun Anggaran 2025, anggaran pendapatan daerah mengalami pengurangan dari semula Rp11,837 Triliun menjadi Rp10,614 Triliun atau berkurang sekitar Rp1,223 Triliun.

Sementara, pada dokumen kesepakatan KUA PPAS Provinsi Banten Tahun Anggaran 2026, target pendapatan daerah ditetapkan sebesar Rp9,94 Triliun lebih, yang mengalami penurunan sekitar Rp434,1 Miliar dibandingkan tahun anggaran 2025.

Baca Juga: 80 Persen Rekomendasi BPK Perwakilan Banten Ditindaklanjuti

Kemudian ditahun 2027, Pemprov Banten memproyeksikan pendapatan kembali mengalami penurunan dibandingkan tahun 2026 hingga sebesar Rp758 Miliar.

Penurunan angka target pendapatan tersebut, sebagaimana tertuang dalam KUA PPAS APBD Provinsi Banten Tahun Anggaran 2027, yang ditandatangani Pemprov Banten bersama DPRD Banten.

BeritaTerbaru

28 Tim Sepakbola Kecamatan Berebut Piala Bupati Tangerang

Sabtu, 5 Sep 2026 20:04 WIB

Bobol Gawang PSIM Lebih Dulu, Persita Harus Puas Bawa Satu Poin

Sabtu, 5 Sep 2026 19:54 WIB

Bupati Pandeglang Dukung Kerja Sama Pelatihan Vokasi dengan BBPVP Serang

Sabtu, 5 Sep 2026 12:08 WIB
Erupsi Gunung Anak Krakatau Hasilkan Lava Air Mancur

Erupsi Gunung Anak Krakatau Hasilkan Lava Air Mancur

Sabtu, 5 Sep 2026 08:42 WIB

Dalam dokumen KUA PPAS tahun anggaran 2027, pendapatan daerah Banten ditargetkan sebesar Rp9,512 Triliun. Sementara target pendapatan pada 2026 mencapai sekitar Rp10,27 Triliun. Dengan demikian, terdapat selisih sekitar Rp757,9 Miliar atau hampir Rp758 Miliar.

Meski kemampuan pendapatan daerah menurun, Pemerintah Provinsi Banten memastikan anggaran 2027 tetap diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan menjalankan program prioritas pembangunan.

Berdasarkan nota kesepakatan KUA-PPAS, diketahui jika pendapatan daerah Banten 2027 ditargetkan sebesar Rp9.512.089.166.000. Sementara belanja daerah ditetapkan sebesar Rp9.498.968.793.889.

Dengan komposisi tersebut, terdapat surplus sekitar Rp13,39 Miliar. Pembiayaan neto sebesar Rp13,39 Miliar kemudian digunakan untuk menutup surplus tersebut sehingga sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan ditetapkan nihil.

Baca Juga: 6,6 Juta Warga Banten Manfaatkan Program CKG, Diabetes dan Darah Tinggi Mendominasi

Dari sisi pendapatan, PAD masih menjadi sumber terbesar dengan target sekitar Rp6,95 Triliun. Sementara pendapatan transfer ditargetkan sekitar Rp2,56 Triliun.

Ketua Fraksi NasDem DPRD Banten, Wawan Suhada mengatakan, anjloknya APBD Banten secara beruntun tak lepas dari kinerja Bapenda Banten. Dia mengecam keras lambannya terobosan Bapenda, dan menyebut performa keuangan provinsi dalam kondisi memprihatinkan.

Artinya, kata dia, Pemprov Banten gagap menghadapi penurunan penerimaan daerah dan terlalu lembek dalam mengeksekusi potensi pendapatan lain.

“Kita sorot betul terjadinya penurunan pendapatan daerah Provinsi Banten ini menjadi tanda bahwasanya Pemprov harus bekerja lebih kuat lagi, lebih keras lagi. Pendapatan daerah merupakan kunci penting dalam pelaksanaan pembangunan pemerintah provinsi,” katanya, Minggu (23/8/2026).

Dia menjelaskan, nilai penerimaan PAD tingkat provinsi kini terancam dilampaui oleh PAD salah satu daerah yang berada di wilayah Provinsi Banten yakni Kabupaten Tangerang. Kondisi tersebut harus menjadi peringatan keras bagi jajaran Bapenda Banten yang dinilai mandek dan miskin inovasi.

“Kami melihat, saya sebagai dapil, sebagai anggota DPRD dari Dapil Kabupaten Tangerang, bahkan nilai PAD Provinsi Banten ini hampir tersalip oleh PAD Kabupaten Tangerang. Ini menjadi sebuah cambuk untuk Pemprov Banten, khususnya Bapenda, agar dapat kreatif, melakukan inovasi dalam proses-proses pendapatan daerah,” tambahnya.

Pihaknya menuding, Pemprov Banten terlalu bergantung pada Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) bensin konvensional. Oleh karena, ketika Pemerintah Pusat menggenjot peralihan ke kendaraan listrik (EV) yang hingga kini tak dibebankan PKB, Bapenda Banten justru dinilai tidak siap mencari alternatif penerimaan lain.

Oleh karena itu, dia mendesak Bapenda Banten untuk segera menghentikan sikap pasif dan secara agresif mengejar potensi pajak lain yang selama ini dinilai belum maksimal, seperti Pajak Air Permukaan (PAP), pajak tambang, hingga retribusi daerah.

“Tentunya di sini Bapenda harus didorong proaktif dan kreatif untuk memaksimalkan misalnya pajak dari permukaan air, pajak tambang, dan retribusi lainnya. Ini bukan perkara mudah, ini perkara yang harus kita siapkan skemanya secara komprehensif,” ujarnya.

Selain itu, mangkraknya tunggakan pajak kendaraan di Banten yang bernilai besar juga tak luput dari sorotan. Fraksi NasDem menilai menumpuknya tunggakan pajak bukan semata-mata kesalahan masyarakat, melainkan bukti lemahnya sistem penagihan, edukasi, dan pelayanan dari Bapenda Banten.

“Contoh bagaimana mengoptimalkan pajak kendaraan motor yang saat ini tertungak cukup banyak oleh wajib pajak di Provinsi Banten. Bukan masyarakat tidak mau membayar. Mungkin saja akses-akses pembayarannya yang belum diketahui oleh masyarakat. Mungkin saja masyarakat belum diingatkan secara akurat, ya, dan reliable,” tandasnya.

Sementara, Kepala Bapenda Banten Berly Rizky Natakusumah beberapa waktu lalu menyampaikan, saat ini tingkat partisipasi masyarakat dalam membayar pajak, khususnya kalangan menengah ke bawah terus menurun karena kondisi ekonomi tidak menentu. Hingga saat ini masih ada dua juta lebih kendaraan baik roda dua dan empat yang menunggak pajak kendaraan bermotor atau PKB.

Bahkan berdasarkan tren, tingkat partisipasi masyarakat kalangan menengah ke bawah enggan membayar pajak. Pasalnya kondisi ekonomi yang sulit membuat masyarakat lebih memilih untuk membiayai kehidupan sehari-hari.

“Tunggakan PKB di Banten cukup besar, tapi kita juga memahami kondisi dan situasi saat ini,” ungkapnya

Dia mengaku, akan terus mendorong masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjadikan bagian dari pembangunan melalui pembayaran pajak.

“Lewat pembayaran pajak, bagaimana membangun jalan rusak, infrastruktur memadai, bantuan sosial makin besar, kalau tidak dibarengi dengan semangat yang sama dari masyarakat,” tukasnya.

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, penyusunan KUA PPAS 2027 telah memperhitungkan kondisi fiskal daerah, termasuk adanya penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat. Kondisi tersebut harus menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan efisiensi sekaligus mencari sumber pendapatan baru.

“Mengalami penurunan akibat adanya penyesuaian transfer ke daerah atau TKD. Namun kita harus tetap optimis dengan penurunan ini diharapkan pertama pemicu efisiensi dan kreativitas daerah,” pungkasnya.

Andra menyampaikan, selain mendorong kreativitas dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dia juga mengatakan jika belanja pemerintah akan diarahkan untuk lebih tepat sasaran. Keterbatasan fiskal membuat pemerintah harus semakin selektif dalam menentukan program yang akan dibiayai melalui APBD.

“Tentu optimalisasi belanja harus kita lakukan agar lebih tepat sasaran. Dengan fokus pada program prioritas yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” imbuhnya. (adib)

Tags: dprd bantenpemprov bantenProyeksi APBD TA 2027
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

80 Persen Rekomendasi BPK Perwakilan Banten Ditindaklanjuti
Banten Region

80 Persen Rekomendasi BPK Perwakilan Banten Ditindaklanjuti

Sabtu, 5 Sep 2026 08:04 WIB
Kerusakan Jalan Teuku Umar Karawaci Akhirnya Diperbaiki
Headline

Kerusakan Jalan Teuku Umar Karawaci Akhirnya Diperbaiki

Sabtu, 5 Sep 2026 07:57 WIB
PSIM Yogyakarta vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Dalam Kondisi Terbaik
Bola & Sport

PSIM Yogyakarta vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Dalam Kondisi Terbaik

Sabtu, 5 Sep 2026 07:43 WIB
Empat Rumah di Sindang Jaya Mulai Dibedah, Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama
Headline

Empat Rumah di Sindang Jaya Mulai Dibedah, Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama

Sabtu, 5 Sep 2026 07:32 WIB
PELATIHAN -- pelatihan peningkatan kompetensi guru dengan materi public speaking dan ice breaking, untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih menyenangkan bagi siswa. (ISTIMEWA)
Banten Region

Guru MDA Irsyadus Sariy 1 Dilatih Publik Speaking dan Ice Breaking

Jumat, 4 Sep 2026 16:40 WIB
TERSANGKA PENCURIAN : Empat tersangka pencurian dengan pemberatan diamankan di Mapolda Banten. (ISTIMEWA)
Banten Region

Empat Pelaku Pencurian Rokok dan Tabung Gas Diamankan Ke Mapolda Banten

Jumat, 4 Sep 2026 16:32 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Jakarta Sabtu 5 September, Cek di Sini Lokasinya

Sabtu, 5 Sep 2026 07:18 WIB
MEMASANG GARIS POLISI : Personel KBR Satbrimob Polda Banten memasang garis polisi atau police line di area persawahan Kampung Bayur, Desa Nambo Udik, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang. (ISTIMEWA)

Dugaan Limbah B3 di Cikande Kabupaten Serang, Tim KBR Brimob Diterjunkan

Rabu, 2 Sep 2026 16:50 WIB
Motor Curian Kehabisan Bensin, Pria di Lebak Ditangkap Warga

Motor Curian Kehabisan Bensin, Pria di Lebak Ditangkap Warga

Kamis, 3 Sep 2026 13:42 WIB
Aktivis Soroti Lambannya Pengumuman Nama Sekda Lebak Definitif

Aktivis Soroti Lambannya Pengumuman Nama Sekda Lebak Definitif

Kamis, 3 Sep 2026 19:09 WIB
BERSALAMAN : Empat tersangka dan korban pengeroyokan serta penculikan, bersalaman di Mapolda Banten, setelah bersepakat melakukan Restorative Justice. (ISTIMEWA)

Kasus Pengeroyokan dan Penculikan Aktivis di Lebak Berakhir Damai

Selasa, 1 Sep 2026 17:14 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.