SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Peran seorang ibu sangat penting dalam membangun mental, karakter, dan akhlak anak. Sebagai sosok yang paling dekat dengan anak di lingkungan keluarga, seorang ibu memiliki peran strategis dalam memberikan pendidikan, kasih sayang, keteladanan, serta menanamkan nilai-nilai agama sejak dini.
Demikian disampaikan Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, saat menghadiri pengajian rutin Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) tingkat Kabupaten Pandeglang, sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, di Pendopo Bupati Pandeglang, Sabtu (29/8/2026).
Bupati Dewi Setiani juga mengatakan, pendidikan karakter dan akhlak anak harus dimulai dari lingkungan keluarga.
Menurutnya, seorang ibu merupakan madrasah pertama bagi anak, yang memiliki peran besar dalam membentuk kepribadian dan mental anak.
“Peran ibu sangat penting, dalam membangun mental dan akhlak seorang anak. Dari lingkungan keluarga, anak pertama kali belajar tentang agama, sopan santun, kedisiplinan, tanggung jawab, kasih sayang dan bagaimana menghormati orang lain,” ujarnya.
Ia menambahkan, tantangan orang tua dalam mendidik anak saat ini semakin besar, seiring perkembangan teknologi dan penggunaan media sosial. Anak dapat dengan mudah memperoleh berbagai informasi, sehingga membutuhkan pendampingan dan pengawasan dari orang tua.
Baca Juga: Ini Harapan Bupati dan Ketua DPRD Pasca Konferensi PWI Pandeglang
Karena itu, Bupati mengajak para ibu untuk terus membangun komunikasi yang baik dengan anak, serta memberikan contoh positif dalam kehidupan sehari-hari.
“Jangan sampai anak-anak kita lebih banyak mendapatkan pendidikan dari lingkungan luar, atau media sosial. Orang tua harus hadir, mendampingi dan menjadi teladan bagi anak-anaknya,” ujarnya.
Menurut Bupati, keberhasilan dalam membangun generasi yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh pendidikan formal di sekolah. Pendidikan dalam keluarga memiliki kedudukan yang sangat penting dalam membentuk karakter anak.
Ia berharap para ibu, khususnya jajaran Muslimat NU Kabupaten Pandeglang, dapat terus berperan aktif dalam membangun keluarga yang harmonis, religius, dan mampu melahirkan generasi penerus yang memiliki akhlak mulia.
Sementara, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, sekaligus meneladani akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari.
Bupati mengajak seluruh jamaah, untuk menjadikan sifat Rasulullah SAW seperti kejujuran, kesabaran, kasih sayang, kepedulian, dan sikap menghormati sesama sebagai pedoman dalam kehidupan.
Baca Juga: Sekolah Rakyat di Pandeglang Merupakan Perjalanan Cerah Menuju Masa Depan
“Maulid Nabi jangan hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mari kita jadikan sebagai momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dan menerapkannya dalam kehidupan, terutama dalam mendidik anak-anak kita,” tuturnya.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Kepala Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Rizki Aulia Rahman Natakusumah.
Menurut, kegiatan pengajian rutin Muslimat NU tingkat Kabupaten Pandeglang ini juga, menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan pemahaman keagamaan, serta memperkuat peran perempuan dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.
“Melalui kegiatan tersebut, diharapkan nilai-nilai keislaman dan keteladanan Rasulullah SAW dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam membangun keluarga yang menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi penerus yang beriman, berkarakter, dan berakhlak mulia,” pungkasnya.
Turut hadir juga, Anggota DPRD Pandeglang Linda Kurniasari, Sekda Pandeglang Asep Rahmat, Asda Pemkesra Doni Hermawan, Plt Kabag Kesra Rt. Tanti Darmiasih. (mardiana)
























