Rabu, 16 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Tahun Depan, Program Satu Desa Satu Sarjana Pemprov Banten Dihentikan

Oleh Mardiana Tirtalaksana
Rabu, 16 Sep 2026 13:41 WIB
Rubrik Banten Region, Pemprov Banten
Kepala DPMD Banten Gunawan Rusminto. (ISTIMEWA)

Kepala DPMD Banten Gunawan Rusminto. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, SERANG – Program satu desa satu sarjana oleh Pemprov Banten, dihentikan atau tidak dibuka untuk tahun 2027 nanti. Alasannya, karena keuangan atau fiskal daerah terbatas dan tidak kuat menampung pembiayaan tersebut.

Diketahui, hingga 14 September 2026, dari 1.238 desa di Provinsi Banten, baru ada sekira 520 desa yang mengajukan berkas calon penerima program tersebut. Artinya, masih ada banyak desa yang tidak mengajukan program tersebut.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Banten Gunawan Rusminto memastikan, program satu desa satu sarjana tidak dibuka untuk tahun 2027 mendatang, karena keterbatasa anggaran.

“Tahun 2027 itu tidak ada lagi penerimaan. Jadi kita tinggal meneruskan. Kalau buka lagi, buka lagi, enggak selesai-selesai. Kalau fiskal kita kuat si enggak masalah. Fiskal kita belum kuat. Jadi tolak ukurnya satu desa satu sarjana sampai dengan selesai,” katanya, Rabu (16/9/2026).

Gunawan menerangkan, meski tidak lagi membuka program tersebut, bagi masyarakat yang sudah duduk dibangku perkuliahan akan tetap mendapatkan bantuan sampai studi pendidikan selesai atau menjadi sarjana Strata Satu (S1).

“Fokus kita sekarang untuk menyelesaikan pembiayaan mahasiswa yang telah lebih dulu menjadi peserta program hingga mereka menyelesaikan pendidikan,” tambahnya.

Baca Juga: Bankeu Desa Bakal Dinaikkan Pada APBD Banten Tahun Depan

Gunawan mengatakan, meskipun tidak membuka penerimaan baru pada 2027, pelaksanaan program pada tahun ini justru mengalami perluasan. Oleh karena, Pemprov Banten memberikan keleluasaan kepada calon penerima untuk memilih program studi dan perguruan tinggi sesuai ketentuan pembiayaan.

Perubahan skema itu terjadi, karena setelah pelaksanaan perdana pada 2025, banyak menghadapi kendala. Saat itu, pilihan program studi masih dibatasi pada bidang yang berkaitan dengan ketahanan pangan, seperti pertanian dan perikanan.

BeritaTerbaru

Minibus Bawa 12 Wisatawan Terperosok ke Jurang di Lebak

Rabu, 16 Sep 2026 11:41 WIB
MENYAMPAIKAN KETERANGAN : Kepala Basarnas Banten Al Amrad (memegang mic), menyampaikan keterangan hasil evaluasi pencarian hari ke delapan dan rencana pencarian hari ke sembilan. (ISTIMEWA)

Hari Kesembilan Pencarian Rombongan Jurnalis, 22 Armada Kapal Dikerahkan Dibagi 8 Sektor

Rabu, 16 Sep 2026 11:13 WIB
MUSABAQAH HIFDZIL QUR'AN -- Madrasah Al-Qur’an (MQ) Masjid Nurul Musthofa Permata Safira Regency, menggelar Musabaqoh Hifdzil Qur’an ke-2 tahun 2026. (ISTIMEWA)

Diikuti 29 Majelis Taklim Se-Banten, MQ Masjid Nurul Musthofa Permata Safira Gelar MHQ Ke-2

Selasa, 15 Sep 2026 20:41 WIB
Polisi Awasi Penyaluran Beras Bantuan di Rangkasbitung

Polisi Awasi Penyaluran Beras Bantuan di Rangkasbitung

Selasa, 15 Sep 2026 19:58 WIB

“Jadi satu desa satu sarjana itu sejak tahun lalu (2025). Tahun lalu itu prodinya satu prodi saja, ketahanan pangan. Di antaranya pertanian, perikanan,” ujarnya.

Gunawan menerangkan, dampak dari keterbatasan pilihan tersebut, penyerapan kuota program menjadi tidak optimal. Selain itu, jumlah perguruan tinggi dengan program studi yang sesuai juga masih terbatas, ditambah dengan minat masyarakat yang juga cukup besar terhadap bidang yang tersedia.

“Tidak terserap secara optimal ya karena kesulitan perguruan tinggi atau yang ada prodi itu. Animo masyarakat kan juga banyak ke sana, sehingga kuotanya tidak memenuhi,” ujarnya lagi.

Gunawan memastikan, ditahun 2026 inibPemprov Banten memberikan fleksibilitas dengan membuka pilihan program studi secara lebih umum. Oleh karena itu, calon penerima dapat memilih bidang ekonomi, ketahanan pangan, pertanian, perikanan, peternakan hingga hukum.

Baca Juga: Mengandung Bakteri, Produksi Daging Ayam di Cikande Minta Dihentikan

Perguruan tinggi yang dipilih juga dapat ditentukan oleh calon penerima, sepanjang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan pemerintah untuk pembiayaan program.

“Tahun sekarang 2026 ini prodinya dibuka secara umum. Jadi bisa ambil prodi ekonomi, ketahanan pangan, pertanian, perikanan, peternakan, hukum juga bisa. Bebas memilih, perguruan tingginya silakan bebas memilih,” pungkasnya.

Gunawan menerangkan, alokasi anggaran yang disediakan Pemprov Banten hingga Rp30 juta per orang untuk setiap tahunnya. Anggaran tersebut, digunakan untuk membiayai pendidikan penerima program pada perguruan tinggi yang memenuhi kriteria.

Apabila biaya pendidikan di perguruan tinggi yang dipilih lebih rendah dari batas maksimal tersebut, sisa anggaran dapat dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan mahasiswa selama menjalani pendidikan, seperti biaya tempat tinggal.

“Kalau Rp20 juta per tahun ada pembiayaan Rp10 juta setahunnya misalnya, sisanya bisa dipakai buat kehidupan yang bersangkutan selama setahun. Seperti bayar kos,” paparnya.

Selain pembiayaan menggunakan APBD, kata dia, pihaknya mendorong adanya kolaborasi antar desa yang lokasinya berdekatan dan memiliki penerima yang berkuliah di kampus yang sama. Maksudnya, ada bantuan keuangan dari pemerintahan desa untuk membayar kontrakan atau uang saku bulanan.

“Saya sering menyampaikan ke kepala desa, baik Zoom maupun langsung rapat. Saya bilang kepada mereka, kalau desa-desanya berdekatan, kampusnya sama, sudah saja patungan. Sewa kontrak rumah empat kamar atau tiga kamar,” tuturnya.

Menurut Gunawan, perluasan skema di tahun 2026 diikuti dengan meningkatnya partisipasi pemerintah desa. Banyaknya desa yang ikut mendaftarkan masyarakatnya menunjukkan keseriusan pemerintah desa dalam mendorong generasi muda untuk mendapatkan akses pendidikan tinggi melalui program Pemprov Banten.

“Kalau sekarang dibuka secara umum, per kemarin itu kita sudah ada 520 desa sudah mengajukan. Dan itu semuanya ada semua. Berarti sudah terlihat tingkat keikutsertaan kepala desa untuk menyalurkan satu pemuda atau pemudinya dari desa itu untuk dikuliahkan oleh Pemerintah Provinsi Banten,” tukasnya.

“SDM-nya lebih unggul. Kan kita tidak hanya mengejar ijazah. Ijazah kan hanya kertas saja, tapi kemampuan inteligensi, kemampuan dia cara berpikir yang kita butuhkan,” tutupnya.

Aparatur Desa Bojongpandan, Kecamatan Tunjungteja, Kabupaten Serang, Thariq Farhan mengatakan, ada salah satu warganya yang mengikuti program satu desa satu sarjana tersebut. Saat ini, yang bersangkutan sedang mengikuti pengenalan mahasiswa baru.

“Ada satu baru masuk tahun ini, sekarang lagi ikut ospek atau pengenalan mahasiswa baru. Mudah-mudahan program ini bisa bermanfaat bagi kita,” katanya. (adib)

Tags: dihentikanDPMD Provinsi BantenProgram Satu Desa Satu Sarjana
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Jadi Sekda Lebak Definitif, Ini Prioritas Halson Nainggolan
Banten Region

Jadi Sekda Lebak Definitif, Ini Prioritas Halson Nainggolan

Selasa, 15 Sep 2026 19:40 WIB
MILAD BAZNAS -- Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, usai menghadiri acara Milad ke 26 Baznas Tingkat Kabupaten Serang tahun 2026, di Pendopo Bupati pada Selasa (15/9/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

Bupati Serang Minta Baznas Tingkatkan Partisipasi dan Kontribusi

Selasa, 15 Sep 2026 19:29 WIB
SEKOLAH DPL -- Kegiatan Sekolah DPL Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tematik Reguler 1 Tahun 2027, yang diselenggarakan di Auditorium Student Center 03 (SC 03) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Kampus Sindangsari, Selasa (15/9/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

FPTK Banten Sosialisasikan Program Gerbang Terang kepada DPL Untirta

Selasa, 15 Sep 2026 19:04 WIB
Alun-Alun Rangkasbitung Dipoles Lagi, Telan Rp 929 Juta
Banten Region

Alun-Alun Rangkasbitung Dipoles Lagi, Telan Rp 929 Juta

Selasa, 15 Sep 2026 18:56 WIB
SOSIALISASI -- Sosialisasi Operasional KDKMP dan Training of Trainer (TOT), yang dilaksanakan di wilayah Kabupaten Pandeglang, Selasa (15/9/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

Pemahaman Pengelola Koperasi Desa di Pandeglang Diperkuat Melalui TOT

Selasa, 15 Sep 2026 18:55 WIB
BERSIHKAN SAMPAH -- Petugas Polisi dari Polsek Cikande Polres Serang, bersama personel Dinas Kebersihan dan Pemerintah Kecamatan (Pemkec) Cikande, membersihkan tumpukan sampah liar di tepi Jalan Raya Serang-Jakarta, Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Selasa (15/9/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

Polisi dan Petugas Kebersihan Kecamatan Cikande Bersih – bersih Sampah Liar

Selasa, 15 Sep 2026 17:21 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

LIFE JAKET : Tim gabungan dari TNI AL menemukan life jaket saat melakukan pencarian terhadap rombongan wartawan yang dikabarkan hilang. (ISTIMEWA)

Tim Pencari Sempat Temukan Pelampung Di Perairan Cikoneng, Labuan Pandeglang

Kamis, 10 Sep 2026 19:31 WIB

DPRD Kota Tangerang Dorong Penyediaan Air Bersih dan Salat Istisqa

Sabtu, 12 Sep 2026 09:52 WIB
MELAKUKAN PENCARIAN : Tim SAR gabungan melakukan pencarian rombongan wartawan di perairan Selat Sunda. (ADIB FAHRI/SATELITNEWS.COM)

Ini Detail Lokasi Pencarian Rombongan Jurnalis yang Hilang di Hari ke Empat

Jumat, 11 Sep 2026 10:26 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Edukasi Mahasiswa Tangerang Raya Soal Perlindungan dan Masa Depan Finansial

BPJS Ketenagakerjaan Edukasi Mahasiswa Tangerang Raya Soal Perlindungan dan Masa Depan Finansial

Senin, 14 Sep 2026 20:02 WIB
BERI BANTUAN -- Babinsa Koramil 0104/Cimanuk Kodim 0601/Pandeglang, turut mendampingi Pemerintah Desa Kadumadang untuk menyalurkan bantuan kepada warga yang menjadi korban kebakaran. (ISTIMEWA)

Babinsa Koramil 0104/Cimanuk Pandeglang Dampingi Penyaluran Bantuan Korban Kebakaran

Minggu, 13 Sep 2026 17:33 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.