SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Manchester United didepak Brighton & Hove Albion di babak ketiga Carabao Cup. Hal ini membuat Setan Merah menjalani pekan yang sangat buruk.
MU menjamu Brighton di Old Trafford, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB. Pasukan Michael Carrick kalah 2-3.
MU sebetulnya sempat memimpin 2-0 lewat gol Shea Lacey dan Mason Mount. Brighton kemudian memperkecil jarak menjadi 1-2 jelang turun minum lewat Charalampos Kostoulas.
Babak kedua menjadi bencana untuk Man United. Gawang The Red Devils dua kali dibobol oleh Pascal Gross dan Maxim De Cuyper, yang membuat Mount cs kalah 2-3.
MU beberapa hari lalu juga kalah di Old Trafford melawan Manchester City dalam ajang Liga Inggris. Unggul jumlah satu pemain, Man United malah menyerah 0-1 lewat gol Erling Haaland.
“Ini menjadi pekan yang sangat buruk bagi Manchester United. Performa mereka sama sekali belum cukup baik. Sejak awal musim, Manchester United memang tampil kurang meyakinkan. Ketika Manchester City bermain dengan 10 pemain pada akhir pekan lalu, United juga tidak mampu memanfaatkannya dengan baik,” kata mantan striker Crystal Palace, Clinton Morrison, kepada BBC.
Baca Juga: AC Milan Telan Kekalahan di Kandang
“Manchester United perlu memperkuat lini tengah dan lini serang. Namun, yang paling penting adalah memperkuat pertahanan. Mereka terlalu sering kebobolan.”
“Untuk klub sebesar Manchester United, unggul 2-0 tetapi kemudian kalah 2-3 jelas merupakan hasil yang sangat mengecewakan,” tegasnya.
Manajer Manchester United Michael Carrick menyesali kekalahan timnya dari Brighton & Hove Albion di ronde ketiga Carabao Cup musim ini. Ia akan mengevaluasi secara mendalam hasil buruk tersebut. “Awal dan akhir laga ini sungguh berbeda. Rasanya seperti bukan laga yang sama, dan emosinya pun jelas berbeda,” ujar Carrick kepada Sky Sports usai laga.
”Kami sempat memegang kendali permainan sesuai keinginan kami, lalu membiarkannya lepas begitu saja secara drastis. Itulah inti cerita dari jalannya laga ini.”
MU memang tampil brilian di awal babak pertama. Mereka berani menekan dan membongkar pertahanan lawan. Namun tiga gol yang bersarang di gawang kiper pelapis Karl Darlow menunjukkan betapa lambatnya reaksi mereka dalam menutup pergerakan lawan. ”Ada sejumlah hal yang akan kami tinjau dan kupas secara mendalam. Sebagai sebuah tim, kami tidak bisa menerima hasil ini begitu saja. Saya bertanggung jawab penuh atas hal itu.”
”Performa menjelang akhir babak kedua-itu adalah tanggung jawab saya. Kami semua harus berbenah. Kami memiliki laga besar pada hari Minggu yang harus dipersiapkan.”
Baca Juga: Jay Idzes dkk Menang Dramatis
”Kami sudah tersingkir dari kompetisi ini dan harus kembali meraih kemenangan. Rasanya memang tidak enak saat ini, tetapi kami harus kembali memenangkan laga (berikutnya) dan harus tampil lebih baik.”
”Kami ingin menang, dan kami ingin segera meraih kemenangan. Laga berikutnya adalah hari Minggu, dan hanya itulah yang ada dalam pikiran saya saat ini,” tegas Carrick, merujuk duel Liga Inggris melawan tuan rumah Fulham pada Minggu (20/9) pukul 22.30 WIB.
Dilansir dari ESPN, Manchester United torehkan catatan buruk. Sejak tahun 1984 atau setelah 42 tahun lamanya, MU kalah di kandang setelah unggul duluan sejak half time.
MU tidak pernah kalah di kandang setelah unggul duluan sejak half time selama 550 penampilan di seluruh kompetisi. Rinciannya 498 kali menang dan 52 kali kalah. (dm)
























