SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Seorang anak perempuan berusia 14 tahun asal Kelurahan Ciater Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menjadi korban penyekapan selama lima hari oleh pemuda 28 tahun asal Pasar Rebo, Jakarta Timur. Korban juga mengalami pemerkosaan dalam peristiwa tersebut.
Ketua RT 04 RW 07 Kelurahan Ciater, Arpian membenarkan adanya kejadian tersebut. Peristiwa bermula saat korban dan pelaku berkenalan melalui media sosial selama beberapa hari. Pelaku membujuk rayu korban dengan iming-iming akan dinikahi dan diberi nafkah layak.
Pelaku kemudian mengajak korban untuk bertemu pada Rabu (16/9/2026). Korban dijemput di dekat rumahnya tanpa diketahui anggota keluarga yang lain. Saat itu, orang tua korban tengah terlelap kelelahan seusai dari kampung halaman di Serang.
“Jadi perkenalan itu sekitar dua atau tiga hari. Cuma sudah intens tuh. Si pelakunya memang bujuk rayunya bagus, segala mau dinikahi. Mau dikasih nafkah yang layak,” ujar Arpian saat ditemui, Rabu (23/9).
Orang tua korban selanjutnya panik ketika menyadari anak pertamanya tak berada di rumah. Mereka melakukan pencarian ke sekitar rumah.
Lalu, salah satu warga mengaku melihat seorang pria menggunakan sepeda motor menjemput korban di depan rumah. Pihak keluarga kemudian mengecek kamera pengawas atau CCTV.
Baca Juga: PB Porprov Banten 2026 Libatkan 31 Rumah Sakit
“Ada yang bilang dijemput cowok naik motor beat warna hitam. Terbukti ada,” ujar Arpian.
Keluarga akhirnya menelusuri rekam jejak digital sang anak melalui handphone yang berada di rumah. Sempat ada titik terang saat sosmed Instagram pelaku ditemukan. Namun akun itu kemudian tidak aktif.
Kabar baik datang saat kerabat korban berhasil memancing pelaku. Berdasarkan obrolan via DM itu, pelaku menyatakan akan memulangkan korban di Ciater Permai pada Senin 21 September 2026 malam.
Saat memulangkan korban, pelaku dipergoki warga. Massa yang geram langsung menghajar pelaku hingga babak-belur.
“Nah di Ciater Permai sudah ramai ketahuan dikepung warga habislah di sana. Saya dapat info awalnya RT di komplek bilang pelaku sudah kena, langsung saya hubungi Linmas,” ujar dia.
Selain menangkap pelaku utama, warga menduga terdapat satu rekan pelaku yang melarikan diri menggunakan sepeda motor saat pengepungan terjadi.
Baca Juga: SIM Keliling Tangerang Selatan Kamis 24 September 2026, Cek Lokasinya
Berdasarkan informasi yang dia terima, pelaku diduga memulangkan korban lantaran tetangganya di Pasar Rebo, Jakarta Timur telah curiga adanya suara teriakan dari korban. Selama penyekapan, korban mengalami pemerkosaan serta diancam akan dibunuh oleh pelaku.
“Sepengakuan bapaknya, korban itu sempat teriak dan tetangga pelaku sudah curiga, mungkin langsung dianterin dipulangkan,” sebutnya. (eko)
















