SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Pemkot Tangerang melalui Dinas Sosial (Dinsos) kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) Belanja Tak Terduga (BTT) tunai yang bersumber dari APBD. Pada penyaluran BTT tahap ketiga ini, terdapat 2.800 penerima manfaat dari 13 kecamatan yang berhak mendapatkan bantuan.
“Pada tahap ini, ada penyempunaan data penerima manfaat yang pada tahap sebelumnya belum berhasil terverifikasi. Dengan total bantuan kali ini sebesar satu miliar enam ratus delapan puluh juta rupiah,” ujar Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Hilman, melalui sambungan telepon, Kamis (05/10).
Kecamatan Batuceper menjadi kecamatan yang terjadwal mendapatkan pembagian bansos BTT Tunai Kota Tangerang, kemarin bersamaan dengan Kecamatan Benda, Ciledug dan Larangan. “Kecamatan Batuceper mendapat paket bantuan sebanyak 114, namun yang berhasil terverifikasi hanya 104,” jelas Camat Batuceper, Rahmat Hendrawijaya, saat ditemui di lokasi pembagian bansos BTT tunai, SMP Negeri 7 Kota Tangerang.
Penerima manfaat bansos BTT Tunai Kota Tangerang, merupakan masyarakat terdampak Covid-19 yang telah terverifikasi oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang sebelumnya telah melakukan pengajuan melalui aplikasi Tangerang LIVE (Sidata).
Salah satu penerima manfaat Lisa Oktaviani mengatakan, merasa terbantu dengan adanya bansos BTT Tunai sebesar Rp 600 ribu ini. Terlebih dirinya telah diberhentikan dari pekerjaan dan masih harus menghidupi kedua anaknya yang masih usia balita.
“Saya sangat bersyukur sekali dengan adanya bantuan ini, sehingga saya bisa beli susu untuk anak-anak saya. Saat pandemi saya di PHK dan sangat membutuhkan pemasukan. Semoga pandemi ini cepat berakhir dan saya dapat kembali bekerja,” tuturnya. (made)
Baca Juga: 12.800 Penerima Bansos di Kabupaten Serang Terindikasi Judi Online
























