Senin, 28 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Sebabkan Banjir di Benda, Kontraktor Proyek JORR Wajib Buat Saluran Air

Oleh Deddy Maqsudi
Kamis, 13 Feb 2020 16:28 WIB
Rubrik Headline, Kota Tangerang, Metro Tangerang
Sebabkan Banjir di Benda, Kontraktor Proyek JORR Wajib Buat Saluran Air

RAPAT KOORDINASI : Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin mendengarkan pemaparan Direktur Utama PT Jasamarga Kunciran Cengkareng, Agus Suharjanto seusai rapat koordinasi, kemarin. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, BENDA—Aksi unjukrasa warga Pajang Kecamatan Benda Kota Tangerang menuntut pembangunan akses jalan yang terputus akibat pembangunan tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) akhir pekan lalu berbuah positif. Pemkot Tangerang kemarin (12/2) menggelar rapat koordinasi masalah banjir dampak pembangunan Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran di aula Kantor Kecamatan Benda.

Rakor yang dipimpin Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin itu dihadiri seluruh lurah se-Kecamatan Benda, PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (JKC), Dinas PUPR dan Bappeda Kota Tangerang. Rakor membahas persoalan terkait sejumlah dampak pembangunan jalan tol yang salah satunya mengakibatkan banjir di beberapa titik wilayah Benda.

Sachrudin menjelaskan dampak dari pembangunan jalan tol memang mengakibatkan saluran di lingkungan-lingkungan warga menjadi tersumbat sehingga beberapa wilayah tergenang banjir seperti di RW 01, 03, 04, dan 08 Kelurahan Pajang.

“Inilah yang menyebabkan lingkungan-lingkungan di sekitar jalan tol menjadi tersumbat karena tertutup dan terhalang sisa-sisa proyek sehingga air tidak bisa mengalir,” ucap Wakil.

Oleh karenanya, Pemkot meminta pihak kontraktor Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran dalam hal ini PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (JKC), untuk melakukan perbaikan. “Saluran-saluran yang kemarin tersumbat selama konstruksi akan disodetkan sementara hingga saluran permanen dibuat,” jelas Wakil.

“Karena dari pihak kami sendiri, Pemkot Tangerang sudah menerjunkan pompa air mobile saat banjir terjadi. Untuk itu saat ini, kami meminta tindaklanjut dari JKC untuk mengatasi masalah yang terjadi,” sambungnya.

Baca Juga: Uji Coba Kedua MLFF Tol Dipercepat, Menentukan Tahap Semikomersial

Warga juga meminta pihak JKC mengganti lampu penerangan jalan yang terpaksa diputus oleh pengembang karena dinilai menghalangi jalannya proyek. Selain itu, masyarakat Benda juga meminta Jalan Gelora dibuatkan box culvert agar warga tetap bisa hilir mudik menjalankan aktivitasnya. Sebab jalan tersebut menjadi akses menuju sekolah, masjid, pesantren dan di lintasi tiga kelurahan yaitu Belendung, Jurumudi dan Pajang.

Direktur Utama PT Jasamarga Kunciran Cengkareng, Agus Suharjanto, berjanji untuk menyelesaikan hal-hal yang dirasa menimbulkan permasalahan di masyarakat yang tinggal di sekitar proyek. “Demi kebaikan masyarakat dan suksesnya pembangunan nasional,” ucap Agus.

BeritaTerbaru

Bunuh Perempuan Muda di Ruko Cipondoh, Seorang Pria Dibekuk Polisi

Bunuh Perempuan Muda di Ruko Cipondoh, Seorang Pria Dibekuk Polisi

Senin, 28 Sep 2026 18:34 WIB
Maulidur Rasul Fest 1448 H di Citra Raya, Perkuat Masjid sebagai Pusat Peradaban

Maulidur Rasul Fest 1448 H di Citra Raya, Perkuat Masjid sebagai Pusat Peradaban

Senin, 28 Sep 2026 17:26 WIB
Antisipasi Banjir, Pemkot Tangerang Terus Normalisasi Sungai

Antisipasi Banjir, Pemkot Tangerang Terus Normalisasi Sungai

Senin, 28 Sep 2026 17:21 WIB
Hujan Tak Kunjung Turun, 300 KK di Sodong Tigaraksa Krisis Air Bersih

Hujan Tak Kunjung Turun, 300 KK di Sodong Tigaraksa Krisis Air Bersih

Senin, 28 Sep 2026 17:07 WIB

Dirinya mengaku, JKC akan terbuka dengan Pemkot untuk menyelesaikan masalah-masalah yang timbul dalam proses pembangunan dan segera menindaklanjutinya.

“Kami siap untuk berkoordinasi dengan Pemkot untuk mencari solusi terbaik, semua sudah ditampung segera kita cek dan tindaklanjuti,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, puluhan warga Kelurahan Pajang, Kecamatan Benda, Kota Tangerang menggelar aksi unjukrasa, Sabtu (8/2). Demo yang mereka lakukan dilatarbelakangi belum adanya sarana penyambung akses yang telah terputus akibat pembangunan tol Jakarta Outer Ring Road (JORR).

Mereka menuntut diberikan jalan alternatif sebagai penyambung lintasan yang terputus akibat proyek tersebut. Tuntutan tersebut ditujukan kepada Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) serta PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) sebagai pelaksana proyek.

Baca Juga: SIM Keliling Kota Tangerang Kamis 24 September, Cek Lokasinya

“Kami minta segera dibangun jalan terowongan, untuk jalan utama warga menuju sekolah dan tempat kerja,” ungkap Rosidi, kordinator aksi yang berlangsung di lokasi proyek wilayah RW 04 Kelurahan Pajang, Kecamatan Benda, Kota Tangerang.

Sejak proyek tersebut berjalan menurut Rosidi, akses warga menjadi terputus karena terbelah pembangunan Tol JORR. Sehingga kegiatan tersebut berimbas pada aktifitas warga sehari-hari.

Lurah Pajang, Sahban Kuryadinata mengaku sudah beberapa kali melakukan pendekatan agar dapat menempuh jalan musyawarah antara masyarakat dan pihak-pihak terkait. Namun, hingga kemarin belum ada pertemuan kedua belah pihak untuk melakukan musyawarah dan mencari jalan tengahnya.

“Warga ingin diberikan akses penyambung berupa jalan bawah tanah atau underpass. Tapi belum dapat kesepakatan,” katanya.  (irfan/gatot)

Tags: bendakota tangerangpemkot tangerangproyek jorrtolwalikota arief
Share1TweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Buka Porsadin VII Kabupaten Tangerang, Bupati Dorong Santri Berprestasi
Kabupaten Tangerang

Buka Porsadin VII Kabupaten Tangerang, Bupati Dorong Santri Berprestasi

Senin, 28 Sep 2026 16:59 WIB
Tahun Depan, Pemkot Tangsel Tetap Anggarkan Gaji 6.000 Lebih PPPK
Kota Tangsel

Minimnya Retribusi Sampah Disorot DPRD Tangsel, Ini Kata Benyamin Davnie

Senin, 28 Sep 2026 16:19 WIB
Tahun Depan, Pemkot Tangsel Tetap Anggarkan Gaji 6.000 Lebih PPPK
Kota Tangsel

Tahun Depan, Pemkot Tangsel Tetap Anggarkan Gaji 6.000 Lebih PPPK

Senin, 28 Sep 2026 16:08 WIB
Bantuan Modal Usaha Rp20 Juta, 102 Calon Penerima Diverifikasi Dinsos Kota Tangerang
Kota Tangerang

Bantuan Modal Usaha Rp20 Juta, 102 Calon Penerima Diverifikasi Dinsos Kota Tangerang

Senin, 28 Sep 2026 15:40 WIB
Bupati-Wabup Lebak Tak Nongol di Paripurna APBD 2027, DPRD "Mencak-mencak"
Banten Region

Bupati-Wabup Lebak Tak Nongol di Paripurna APBD 2027, Anggota DPRD “Mencak-mencak”

Senin, 28 Sep 2026 14:28 WIB
Kesbangpol Kota Tangerang Sebut Pengajuan Dana Banpol Harus Sertakan Kepengurusan Bertandatangan Ketua dan Sekjen DPP
Kota Tangerang

Kesbangpol Kota Tangerang Sebut Pengajuan Dana Banpol Harus Sertakan Kepengurusan Bertandatangan Ketua dan Sekjen DPP

Senin, 28 Sep 2026 14:11 WIB
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni
Pajak Daerah BAPENDA Tangerang Selatan
Selamat Memperingati HARHUBNAS 2026 DinHub Kab Tangerang

Berita Pilihan

Tanpa Tes, Pemerintah dan DPR Sepakati Guru PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

Tanpa Tes, Pemerintah dan DPR Sepakati Guru PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

Selasa, 22 Sep 2026 15:35 WIB
Diduga Bawa 1.000 Butir Tramadol, Seorang Pria di Sepatan Tangerang Ditangkap

Diduga Bawa 1.000 Butir Tramadol, Seorang Pria di Sepatan Tangerang Ditangkap

Senin, 21 Sep 2026 22:30 WIB
Pengerjaan 53 Ruas Jalan di Lebak Dikebut

Pengerjaan 53 Ruas Jalan di Lebak Dikebut

Kamis, 24 Sep 2026 20:22 WIB
KERING : Lebih dari 2.500 hektare areal persawahan di Kecamatan Tunjungteja mengalami kekeringan. Dua Daerah Irigasi (DI) yaitu Cisangu Atas dan Cisangu bawah tidak berfungsi meski sudah diperbaiki. (ADIB FAHRI/SATELITNEWS.COM)

2.998,55 Hektare Sawah di Banten Terdampak Kekeringan

Senin, 28 Sep 2026 11:11 WIB

U-Turn Rawabuntu Mulai Diuji Coba, Titik Bisa Berubah Tergantung Hasil Evaluasi 3 Hari

Senin, 28 Sep 2026 10:01 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.