SATELITNEWS.ID, KOSAMBI—Gudang Plastik di Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, ludes dilalap si jago merah. Belum diketahui apa penyebab kebakaran, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta. Selain itu, kebakaran juga terjadi di Kampung Gunung Idul, Desa Gunung Sari, Kecamatan Mauk, yang mengakibatkan 4 unit rumah dan dua sepeda motor terbakar, Minggu (27/12).
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Kosrudin mengatakan, bahwa di wilayah pergudangan Dadap, Kecamatan Kosambi, terjadi kebakaran hebat, yang nyaris menghanguskan semua isi gudang dan bangunan milik PT. Era Jaya. Menurutnya, saat ini lokasi kejadian masih merah dan sedang dilakukan pemadaman oleh tim Pemadam Kebakaran.
“Ada 6 unit mobil Damkar yang sedang memadamkan api di lokasi, dari Kosambi, Pakuhaji, Sepatan, dan Curug. Penyebabnya masi belum diketahui, karena sedang proses pemadaman, kerugian bisa mencapai ratusan juta,” kata Kosrudin kepada Satelit News, Minggu (27/12).
Lanjut Kosrudin, kebakaran terjadi pada pukul 17.00 WIB. Namun sampai pukul 21.00 WIB, api masih belum bisa dipadamkan secara total. Dia mengkhawatirkan jika api tersebut akan merembet ke sebuah pabrik kimia yang tepat berada di sebelah PT. Era Jaya.
Menurut Kosrudin, penataan gudang di wilayah Dadap, Kecamatan Kosambi saat ini, sudah tidak rapi dan sering sekali terjadi kebakaran.
“Sekarang penataan gudang di Dadap kurang rapih, khawatir merembet ke pabrik kimia, bisa meledak kalau merembet,” tambahnya.
Baca Juga: Belasan Warga Sesak Nafas Akibat Kebakaran Sampah di Tangsel, Sekolah Diliburkan
Di tempat terpisah kata Kosrudin, yakni di Kampung Gunung Idul, Desa Gunung Sari, Kecamatan Mauk juga terjadi kebakaran. Menurutnya, peristiwa kebakaran di itu terjadi pukul 07.36 WIB.
Berdasarkan keterangan salah satu warga, lanjut Kosrudin, ada suara ledakan di salah satu rumah. Kemudian api dengan cepat membesar dan merembet ke rumah lain. Masyarakat di lokasi sudah berupaya untuk memadamkan api, namun upaya itu tidak membuahkan hasil.
“Ada empat rumah dan dua motor yang hangus terbakar. Barang-barang berharga juga ikut terbakar,” kata Hedi, warga sekitar.
Katanya, kebakaran tersebut diakibatkan korsleting listrik. “Dugaan sementara, kebakaran itu akibat konsleting listrik,” pungkasnya. (alfian/aditya)























