SATELITNEWS.ID, TIGARAKSA—Jajaran Polresta Tangerang meringkus penjual kasur yang menyambi jadi pencuri sepeda motor. Pelaku berinisial Y ini diringkus di sebuah kontrakan wilayah Cikupa.
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menerangkan, tersangka Y diciduk di rumah kontrakannya di daerah Cikupa. Katanya, pelaku Y ini menjalankan aksinya tidak sendiri, dia bersama dua orang temannya yang saat ini masih dalam pengejaran.
“Saat penangkapan, dua pelaku lain berhasil meloloskan diri, dan saat ini kedua pelaku masih dalam pengejaran,” kata Kapolres Kota Tangerang Ade Ary kepada Satelit News, saat konferensi pers di Mapolsek Tigaraksa, Senin (28/12).
Kata Ade, para pelaku ini sehari-harinya berjualan kasur. Namun karena merasa pendapatannya masih kurang, pelaku juga menjadi pencuri sepeda motor. “Sehari-hari, para pelaku menyambi sebagai penjual kasur,” kata Ade.
Ade menambahkan, saat melancarkan aksinya, para pelaku selalu membawa senjata api (senpi) rakitan. Hal itu diketahui saat penggeledahan di rumah kontrakan para pelaku. Selain senpi, ditemukan juga peluru dan kunci letter T.
Pelaku bisa dinilai sadis, karena ketika saat melancarkan aksinya, mereka tidak akan segan-segan melukai pemilik kendaraan jika aksinya diketahui.
Baca Juga: Komplotan Curanmor Bersenpi di Tangerang Dibongkar, 2 Pelaku Ditangkap
“Ada 3 unit motor diduga hasil kejahatannya. Memang belum ada korban yang ditembak oleh pelaku. Tetapi mereka tidak akan segan jika aksinya diketahui,” terang Ade.
Tiga unit motor yang ditemukan polisi di rumah kontrakan para pelaku, teridentifikasi merupakan motor hasil kejahatan. Hal itu terungkap dari adanya laporan polisi untuk ketiga unit motor itu.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan terancam hukuman 7 tahun penjara. Motor hasil curian akan dikembalikan kepada sang pemilik. Dia pun menghimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati, dan gunakan kunci ganda kepada kendaraan.
“Motor hasil kejahatan para tersangka langsung kami kembalikan ke pemiliknya. Tadi ada tiga orang pemilik kendaraan yang juga hadir saat press rilis,” pungkasnya. (alfian/aditya)


















