SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG—Maraknya pembuangan sampah sembarangan di sepanjang jalan maupun sungai oleh oknum masyarakat yang tak bertanggungjawab, membuat Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang, Pery Hasanudin, geram dan bakal melakukan penindakan tegas.
Bahkan, Sekda langsung merapatkan barisan dengan seluruh jajaran terkait, untuk menyusun strategi agar dapat menanggulangi sampah yang kerap menjadi polemik di tengah-tengah masyarakat.
Kata Pery, tak sedikit oknum masyarakat membuang sampah sembarangan di sungai dan pinggir jalan. Bahkan dia mengungkapkan, di sepanjang jalan raya mulai dari wilayah Karangtanjung-Menes, banyak sekali jejak sampah yang dibuang sembarangan.
“Ini kan masyarakat banyak membuang sampah sembarang di pinggir jalan, ada di Cimanuk, Karangtanjung, sampai Menes. Selain itu, ke sungai sehingga menumpuk di Teluk Labuan. Hal ini tak bisa dibiarkan,” kata Pery, usai rapat bersama jajaranya di ruang Pintar Setda Pandeglang, Selasa (19/1).
Menurutnya, penanggulangan sampah itu bukan hanya harus dilakukan pemerintah saja. Namun, diharapkan kepedulian masyarakat hadir dalam menanggulangi sampah.
“Ini sudah ketinggalan zaman lagi, kalau terus-terusan ngurus kebersihan. Persoalan ini dari zaman dulu, harus diubah kebiasaan masyarakatnya. Kalah dengan daerah lain yang sudah bisa mengelola sampah secara mandiri dan menghidupi masyarakat, makanya kepedulian masyarakat juga harus hadir,” harapnya.
Baca Juga: DPRD Pandeglang Dorong Kesiapsiagaan Bencana Dan Kepedulian Lingkungan
Untuk mengatasi dan memberikan tindakan tegas terhadap pelaku pembuang sampah sembarangan, Pery mengaku bakal melibatkan semua jajarannya mulai dari desa se-Kabupaten.
“Kami (Pemkab) punya keterbatasan, makanya kami bakal fungsikan Satgas Ketua Harian Kasi Trantib di tiap-tiap kecamatan dan jajaran di desa-desa. Nanti mereka selain memberikan eduaksi, bakal menanggulangi sampah dan menindak tegas oknum pembuang sampah,” jelasnya.
Pery menambahkan, tercatat setiap harinya sampah di Kabupaten Pandeglang jika dikali dengan jumlah penduduk mencapai 409 ton. “Dari total itu, yang bisa dikelola hanya mencapai 109 ton setiap harinya. Berarti yang 300 tonnya itu bisa saja mengendap di sungai dan sebagainya,” tandasnya.
Terpisah, Kepala Bidang Kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup Pandeglang, Tubagus Entus Maksudi mengatakan, Pemkab Pandeglang selalu berupaya terbaik dalam menanggulangi sampah yang dibuang di sungai maupun pinggir jalan. Bahkan selama ini, Pemkab fokus melakukan gerakan bersih-bersih. Hanya saja, hal itu tak didukung oleh kesadaran masyarakat.
“Kesadaran warga dalam membuang sampah pada tempatnya masih minim, sehingga tak sedikit sampah menumpuk di jalan-jalan dan sungai. Maka dari itulah, kami minta agar masyarakat bisa bersama-sama menjaga kebersihan lingkungannya dengan tak membuang sampah sembarangan,” pungkasnya. (nipal/aditya)



















