SATELITNEWS.ID, SERANG–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang memastikan, akan menyiapkan rumah susun (Rusun) bagi pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri, yaitu Rusunawa Margaluyu di Kota Serang.
Untuk memperoleh ruang isolasi tersebut, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengaku telah berkomunikasi dengan Wali Kota Serang, Syafrudin, untuk menggunakan Rusun sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 yang hingga kini belum berakhir.
“Pak Wali Kota Serang (Syafrudin,red) sih menyampaikan siap,” kata Tatu, menjawab pertanyaan wartawan, terkait tempat isolasi mandiri bagi pasien Covid-19, Rabu, (27/1).
Namun sebelum digunakan, kata Tatu, akan dilakukan perbaikan terlebih dahulu dengan menggunakan dana tak terduga (TT). Mengingat dana TT Pemkab Serang sangat besar yang belum digunakan, dan tentunya bisa digunakan untuk merapikan Rusun tersebut.
“Kalau untuk makan bisa mengambil katering dari UMKM Kabupaten Serang, tentunya dengan arahan rumah sakit (jenis makanannya,red). Dan ini lebih memudahkan, karena lokasinya dengan rumah sakit. Jadi, tim medis bisa mengontrol lebih mudah,” ujarnya.
Tatu juga mengaku, sudah berkomunikasi dengan Pemkot Serang. Karena Pemkab Serang kesulitan mencari tempat isolasi mandiri. Bahkan, pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan pihak hotel, namun mereka (pihak hotel) menolak. Kemudian ada satu peluang yaitu, di Rusun yang lokasinya di Kota Serang.
Baca Juga: Pemkot Tangerang Soft Launching Rusun Cipta Griya
“Kami mengajak Pak Wali Kota Serang, untuk menyiapkan tempat itu berbagi dengan Kabupaten dan Kota Serang,” tambahnya.
Menurut Tatu, dengan meningkatnya jumlah pasien Covid-19, dikhawatirkan pihak Rumah Sakit Drajat Prawiranegara (RSDP) tidak bisa menangani, karena keterbatasan tempat perawatan dan tempat isolasi. “Ini nanti menjadi klaster keluarga, dan nanti klaster ke tetangga. Sudah banyak dari klaster keluarga menjadi klaster komplek, itu hasil isolasi mandiri di rumah masing-masing. Nah isolasi itu ditempat yang terpisah, dan di kontrol oleh para dokter. Lebih terkontrol, karena sudah di satu tempat, makanan mereka terjaga, gizi mereka, stamina mereka, vitamin terus dengan obat-obatan juga terjaga,” paparnya.
Sementara, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosatik) Kabupaten Serang, Anas Dwi Satya Prasadya, mengimbau masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan (Prokes) ketat, dengan menerapkan 3 M (Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak).
Jika perlu, membatasi pergerakan. Walaupun angka kesembuhanan bertambah, tapi yang terkonfirmasi juga terus bertambah. “Nah ini yang harus kita waspadai bersama. Sehingga, kita bersama diharapkan jadi bagian, dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujar Anas.
Ia juga mengingatkan kepada masyarakat, agar jangan lupa untuk tetap meningkatkan iman dan ketaqwaan, serta berusaha menjaga imunitas tubuh dengan berolah raga, istirahat yang cukup, tidak begadang, makan yang berkualitas, dan hati yang harus gembira. (sidik/mardiana)
























