SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG–Pasca bencana angin kencang yang menerjang puluhan rumah di 3 Kecamatan di Kabupaten Pandeglang, anggota TNI dari Koramil 0111 Pagelaran dan Kodim 0601 Pandeglang, bersama para pihak lainnya bergotong royong merapikan rumah warga yang rusak.
Anggota Koramil 0111 Pagelaran, Serma Agus Rizal mengungkapkan, sesuai perintah Komandan Kodim (Dandim) 0601 Pandeglang Letkol Kav. Dedi Setiadi, pihaknya terjun langsung melakukan pendataan dan membantu merapikan rumah korban.
Selain itu katanya, ada juga relawan Pramuka peduli URC 0131 Kwarran Sukaresmi, Pramuka Saka Wira Kartika Kwarran Pagelaran, serta anggota Pemuda Pancasila (PP) Ranting Sukaresmi. “Kami melaksanakan bakti sosial dan gotong royong, untuk membantu para korban bencana angin kencang di Perumahan BTN Green Krakatau, Kampung Pesisir RT 05 RW 03, Desa Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi. Mulai Kamis (4/2) hingga sekarang,” kata Serma Agus, Jumat (5/2).
Hasil pendataannya bersama aparatur Desa Sidamukti, akibat bencana alam tersebut ada sekitar 34 rumah di Desa Sidamukti dan 8 rumah di Desa Sukaresmi yang rusak ringan, sedang dan berat. “Sebagian besar kerusakan pada atap rumah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun untuk warga yang rumahnya rusak parah, sementara tinggal di rumah tetangganya,” tambahnya.
Rumah warga dan puing-puing reruntuhan ujarnya, sudah dapat diselesaikan olehnya dan para pihak lain, yang bersama-sama memberikan bantuan tenaga. “Alhamdulillah, atas kerjasama yang baik semua pihak. Semua rumah dapat kami bantu sampai selesai. Mungkin yang rusak berat saja belum di bangun kembali. Mudah-mudahan para korban diberi kesabaran,” tandasnya.
Terpisah, Dandim 0601 Pandeglang, Letkol Kav. Dedi Setiadi mengatakan, sudah menjadi kewajiban TNI membantu rakyat. Maka dari itu-lah ia langsung gerak cepat, menginstruksikan kepada jajaran Koramil untuk terjun langsung membantu para korban bencana.
Baca Juga: 9 Rumah Warga Di Panimbang Pandeglang Rusak
“Saya selalu menekankan kepada para personel, agar selalu peduli dengan keadaan sekitar dan ingatkan masyarakat, untuk senantiasa waspada terhadap kemungkinan terjadi bencana alam lainnya,” ungkap Dandim.
Diberitakan sebelumnya, musibah banjir di wilayah Pandeglang belum usai, dan masih mengancam dibeberapa kecamatan, khususnya di daerah bantaran sungai pesisir pantai, serta titik rawan banjir lainnya.
Pihak terkait masih terus mengimbau warga sekitar, agar tetap meningkatkan kewaspadaan.
Sementara, hujan deras yang disertai angin kencang, memporak porandakan puluhan rumah di 3 Kecamatan di Kabupaten Pandeglang, Rabu (3/2) malam., sekitar pukul 19.00 WIB. Ketiga Kecamatan itu, Kecamatan Sukaresmi, Cibalung dan Cimanggu.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, hanya saja warga mengalami kerugian puluhan juta. Karena rumah mereka rusak, baik rusak ringan, sedang dan berat.
Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang, Emil Salim membenarkan musibah angin kencang yang mengakibatkan puluhan rumah di 3 Kecamatan rusak. “Ya, tadi malam (Rabu,red) kejadiannya. Tidak ada korban jiwa, hanya saja rumah milik warga banyak yang rusak. Kami juga sudah mendata dan membantu evakuasi,” kata Emil, Kamis (4/2). (nipal/mardiana)
Baca Juga: 3 Rumah Rusak Tersambar Petir di Pandeglang, 1 Orang Pingsan Dilarikan Ke Puskesmas
























