SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Pandeglang, mengakibatkan tiga rumah milik Bedah (40), Akmalia (17) dan Iyas (60), warga Kampung Sangkan RT/RW 001/005, Desa Kananga, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, rusak, akibat tersambar petir secara bersamaan, Jumat (1/5/2026).
Informasi yang dihimpun, peristiwa yang tidak menimbulkan korban jiwa itu, terjadi saat hujan deras disertai angin kencang, Jumat (1/5/2026) malam.
Walau tidak ada korban jiwa, namun, para korban mengalami trauma mendalam, bahkan seorang warga Uput (17) anak Iyas, mengalami pingsan dan dilarikan ke Puskesmas setempat.
Pembina Boedak Suang Rescue (BSR) Ade Mulyana menyatakan, pihaknya mendapat laporan dari aparatur desa setempat, dan langsung berkoordinasi dengan BPBDPK Kabupaten Pandeglang, Dinsos Kabupaten Pandeglang, serta TNI/Polri setempat.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian materil dialami korban taksiran masing – masing mengalami kerugian Rp20 Juta,” kata Ade, Sabtu (2/5/2026).
Di tiga rumah yang rusak itu tambahnya, terdapat 5 jiwa yang mengalami kerugian materil, diantaranya, Bedah (40) dan Septi (18), anaknya.
Baca Juga: Sidak WP, DPRD Pandeglang Canangkan Revisi Perda Pajak Daerah
Kemudian, Akmalia (17), tidak mengalami luka – luka. Namun, ia trauma karena bagian atap rumahnya rusak. Lalu, Iyas (60) dan Uput (17), yang pingsan lalu dibawa ke Puskesmas terdekat.
Akibat peristiwa tersebut, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat, agar selalu waspada dan lebih berhati-hati. Mengingat, cuaca ekstrem kini belum dapat diprediksi. (mardiana)
























