SATELITNEWS.ID, TANGERANG—SD Negeri 1 Sukasari Kecamatan Tangerang Kota Tangerang pernah berjaya di bidang adiwiyata. Dalam satu tahun, sekolah yang lebih dikenal dengan nama SD Gudang Balok itu pernah meraih tiga piagam adiwiyata. Mulai dari adiwiyata tingkat Kota Tangerang, Provinsi Banten dan bahkan tingkat nasional.
Kejayaan itu terjadi tujuh tahun lalu, tepatnya pada tahun 2014. Sekolah yang berada di Jalan A Damyati, Sukarasa, Kecamatan Tangerang itu bahkan mampu mencapai tiga status adiwiyata dalam jangka waktu 3 bulan.
Langkah SD Negeri 1 Sukasari kemudian terhenti cukup lama. Mereka vakum dalam usaha mengejar adiwiyata mandiri selama enam tahun. Upaya mereka meraih adiwiyata tingkat mandiri terhalang pembangunan gedung pada tahun 2016.
Di tahun ini, SD Gudang Balok kembali melanjutkan upaya meraih diwiyata mandiri. Mentor adiwiyata SD Negeri 1 Sukasari Nani Hikmah menjelaskan untuk mendapatkan adiwiyata, pihaknya harus membina sekolah lain. Di tahun 2021, ada tiga sekolah masing-masing SDN Sudimara 3, Sudimara 13 dan Sudimara Barat 5 yang berada di bawah binaan SDN Sukasari 1.
“Ketiga sekolah dasar binaan SDN 1 Sukasari itu sudah mencapai tingkat nasional,”tutur Nani kepada Satelit News.
Sebagai sekolah adiwiyata, SDN 1 Sukasari memasukkan program adiwiyata pada proses pembelajaran terhadap siswa. Mereka meminta siswa-siswi untuk selalu membawa tempat makan dan minum untuk mengurangi sampah plastik. Sementara sampah organik dan nonorganik dimanfaatkan untuk membuat kompos dan keterampilan prakarya lainnya seperti pot.
SD Negeri 1 Sukasari memiliki 623 batang tanaman dengan berbagai macam jenis mulai obat-obatan, hias dan pangan. Selain itu memelihara ikan lele. Hasil dari budidaya ikan dan tanaman nantinya diberikan kepada wali murid yang tidak mampu.
Ciri khas tanaman dari SDN Sukasari 1 ialah lidah buaya. Sebagian sudah dikelola sebagai shampo dan nata decoco. Saat ini hanya ada 20 tanaman lidah buaya. Sejak adanya pandemi pemeliharan tanaman dilakukan oleh guru dan wali murid.
Sekretaris pelaksana program adiwiyata SDN 1 Sukasari Indriyanti mengatakan program adiwiyata ini dimasukkan dalam proses pembelajaran, diselipkan di setiap mata pelajaran. Rencana berikutnya, sekolah ini akan menampung air hujan dan ingin memelihara tanaman hidroponik. (mg3/gatot)