SATELITNEWS.ID, KELAPADUA—KONI Kabupaten Tangerang kembali mengadakan aksi sosial donor darah yang diikuti insan olahraga di gedung olahraga indoor stadium sport center Kelapa Dua Kabupaten Tangerang, Senin 21 Juni 2021. Donor darah ini diselenggarakan untuk mendukung kegiatan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang yang mengadakan Gerakan 10.000 Kantong Darah.
Gerakan 10.000 kantong darah untuk Kabupaten Tangerang dilaksanakan sejak 1 Juni 2021 hingga 30 Juni 2021. Dalam kegiatan donor darah yang diselenggarakan KONI Kabupaten Tangerang bekerjasama dengan PMI Kabupaten Tangerang itu, terkumpul 55 kantong darah. Sementara jumlah pendaftar donor darah sebanyak 83 orang. 28 orang gagal mengikuti kegiatan karena memiliki hemoglobin (HB) tinggi. Kegiatan sosial donor darah diikuti pengurus KONI dan pengurus cabang olahraga serta atlet dan pelatih cabang olahraga.
Ketua KONI Kabupaten Tangerang Muhammad Komarudin berharap kegiatan sosial tersebut dapat membantu ketersediaan darah di PMI. “Kegiatan ini untuk mendukung program gerakan 10 ribu kantong darah dan menjaga ketersediaan darah di Kabupaten Tangerang. Setitik darah kita dapat membantu sesama,”ungkap Komarudin.
Wakil Ketua Bidang Pendidikan, Penataran dan Ilmu Pengetahuan KONI Kabupaten Tangerang David Setiawan mengatakan donor darah tetap diperlukan selama masa Pandemi Covid-19. Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Puskesmas Sepatan itu mengklaim terjadi penurunan ketersediaan darah selama wabah melanda.
“Tingkat donor darah rendah selama masa Pandemi Covid-19. Itu terjadi karena masyarakat takut terkena virus. Apalagi di masa peningkatan kasus Covid19 seperti sekarang ini,”ujar David yang juga pengurus PMI Kabupaten Tangerang tersebut.
Terkait kegagalan donor darah karena tingginya hemoglobin, David menjelaskan itu terjadi karena pola makan yang keliru. Itu juga terjadi karena adanya peningkatan Covid-19.
“Masyarakat berusaha menjaga imunitas dengan memakan daging lebih banyak. Yang justru itu akan menjadi kurang sehat,”ungkap David.
Dalam kesempatan itu, David mengimbau agar masyarakat olahraga Kabupaten Tangerang tetap melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 selama menjalankan aktivitas. Atlet dan pelatih harus menjaga pola makan dan minum serta istirahat.
“Atlet tetap boleh berolahraga tapi tetap harus melaksanakan protokol kesehatan karena itu wajib,”pungkasnya. (gatot)