SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG–Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan Setda Pandeglang, Ramadhani menyatakan, saat ini hanya tersedia beras cadangan pemerintah (BCP), untuk membantu masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19.
Katanya, Tahun Anggaran (TA) 2021 Pemkab Pandeglang tidak mengalokasikan anggaran secara khusus, untuk pengadaan sembako, seperti tahun lalu.
“Secara teknis tidak ada. Paling kita bisa bantu beras, yang ada di Dinas Sosial. Karena kita tidak mengalokasikan secara khusus, seperti tahun lalu,” kata Ramadhani, Minggu (4/7/2021).
Sementara, Bupati Pandeglang Irna Narulita menegaskan, pihaknya tidak mampu lagi menyediakan sembako lengkap untuk kebutuhan masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19. Pemkab hanya mampu memberikan bantuan beras.
“Ada di Dinas Sosial, tapi tidak seperti dahulu sembako-nya. Kalau waktu awal-awal, lengkap 9 itemnya. Tapi sekarang, hanya beras saja,” ungkap Irna.
Kalaupun selain beras, Pemkab bisa sisihkan untuk tambahannya seperti indomie atau gula. “Tapi kalau lengkap seperti dulu, tidak bisa,” ujarnya lagi.
Baca Juga: Berencana Bangun Lumbung Pangan di Pandeglang, Bulog Siap Serap Hasil Panen Petani
Bahkan saat ini ujarnya, tidak ada lagi bantuan sembako yang didonasikan untuk Pemkab Pandeglang, baik dari swasta maupun Pemerintah Pusat. (mardiana)























