SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Hari kelima pemberlakuan PPKM Darurat para pedagang kaki lima (PKL) Pasar Lama Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang mengaku semakin berat menjalani. Sebab, selama ini tidak sedikit dari mereka yang menggantungkan ekonominya dari berjualan saja. Salah satunya seperti yang dirasakan oleh Komunitas UMKM Pasar Lama. Komunitas ini mempunyai 140 anggota.
Menurut Ketua Komunitas UMKM Pasar Lama, Suhendi, dirinya sudah mendengar curhat sejumlah anggotanya yang tak punya penghasilan sama sekali lantaran tak berdagang. Akhirnya jalan pintas ditempuh yakni meminjam uang alias ngutang. “Kami juga sebetulnya menyadari kesulitan kondisi saat ini karena pandemi Covid-19 sedang meningkat dan kita juga mendukung program pemerintah, tapi di satu sisi, kalau dilarang berjualan kami juga kesulitan,” ucapnya, kepada SatelitNews.ID, Rabu (07/07/2021).
Dia mencontohkan kesulitan yang dimaksud. “Misalnya, untuk membayar cicilan, bayar kontrakan segala macam. Kalau kami tidak jualan dapat penghasilan dari mana?” ucapnya. Bahkan ia menyatakan sudah ada anggotanya yang dikejar-kejar debt collector. “Pagi-pagi pak udah digedor ama yang nagih,” terangnya.
Suhendi menyatakan, pedagang memang bisa saja berjualan secara daring. Namun hasil yang didapat dirasa jauh berbeda daripada berjualan secara langsung.
“Pelatihan-pelatihan penjualan online kita juga sudah, tapi ya masih belum berpengaruh,” ujarnya. Apalagi saat ini, katanya tidak ada bantuan yang didapat oleh mereka selama tidak diperbolehkan berjualan. “Ada pedagang yang sama sekali tidak berjualan, makanya kita minta soluasi ke pemerintah. Karena saya sendiri terus terang tidak tau solusinya pas ditanya sama anggota, bagaimana kalau sudah begini,” pungkasnya. (made)




















