SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Proses vaksinasi untuk anak usia 12 hingga 17 tahun di Kota Tangerang masih terus berlangsung. Namun, hingga saat ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang baru melakukan vaksin bagi target tersebut 26,8 persen.
Demikian diungkapkan oleh Pelaksana tugas Kepala Dinkes Kota Tangerang, dr Dini Anggraeni. Dia mengatakan, sejauh ini pihaknya tidak mendapat kendala dalam prosesnya. “Kita udah 26,8 persen sampai dengan 10 Agustus,” katanya.
Terkait dengan jumlah 26,8 persen tersebut, kata Dini pihaknya selama ini tidak mendapat penolakan vaksin anak. Hanya saja penundaan vaksin dikarenan target tak lolos skrining.
“Saya lihat enggak ada hambatan. Paling persoalan hanya sudah dijadwalkan, ternyata ada anak-anak enggak datang, jadi dari target sekian, yang dateng cuma 70 persennya misal. Tapi enggak ada berita yang masuk ke kita bahwa orangtuanya menolak,” ungkapnya.
Dalam melancarkan vaksinasi anak ini Dinkes bekerjasama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tangerang. Sehingga, pendataan target dapat teratur. “Malah ini mau digencarkan lagi sama Pak Jamal (Kepala Disdik Kota Tangerang-red) supaya yang belum akan didaftarkan lagi. Kan kemarin udah dijadwalin, ternyata ada yang belum, nah ini mau dijadwalkan ulang,” jelas Dini.
Sedangkan, untuk vaksin tenaga kesehatan tercatat sudah terealisasi 46 persen. Dia juga menegaskan dalam proses ini tidak mendapati kendala. “Mudah-mudahan kan ini kaitannya sama ada nakes yang kemarin terkonfirm (positif), jadinya kan belum masuk persyaratan. Kalau sasaran kan kifa dari dosis 2 yang sebelumnya, misal dia udah lengkap, ketika mau booster, ternyata oh dia kemarin konfirm, misal. Atau ada hal lain yang ketika divaksin belum memenuhi syarat,” jelasnya.
Baca Juga: Kasus ISPA Tembus Ratusan Ribu, Dinkes Tangsel Minta Warga Waspada
Sementara, vaksin ibu hamil Dinkes Kota Tangerang masih menunggu arahan dari Kementerian Kesehatan dan Provinsi Banten. Diketahui, Kementerian Kesehatan melalui Surat Edaran No. HK.02.01/I/2007/2021 mengimbau pemberian vaksin Covid-19 untuk ibu hamil. Rencana tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat ini. “Kita sudah siapkan vaksinnya untuk 3.000 target (ibu hamil),” pungkasnya. (irfan)


















