SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG–Pengurus Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri) Cabang Pandeglang, digodok lewat kegiatan Sekolah Kader Kopri (SKK), di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Falah Ciekek Kelurahan Pandeglang, terhitung Sabtu-Senin (28-30/8/2021).
Ketua Kopri Cabang Pandeglang, Novi Oktaviani menyatakan, digelarnya SKK selama tiga hari itu, untuk mempersiapkan kader Kopri Cabang Pandeglang agar menjadi kritis dan peka terhadap perkembangan isu, baik daerah maupun nasional.
“SKK ini mengusung tema “Menuju gerakan kopri yang berlandaskan kritis transformative”. Artinya, Kopri Pandeglang harus mampu berfikir kritis terhadap isu daerah, maupun nasional. Sehingga, terus menjadi garda terdepan untuk kemajuan daerah,” kata Novi, usai penutupan SKK di Ponpes Al Falah Ciekek-Padeglang, Senin (30/8/2021).
SKK itu juga, salah satu program kerja Kopri Cabang Pandeglang massa khidmat 2021-2022. Karena kaderisasi dalam sebuah organisasi, salah satu hal yang penting dalam merawat kaderisasi agar mampu terus tumbuh.
“Sekolah kader Kopri ini, adalah salah satu kegiatan yang harus di tempuh oleh kader putri PMII,” ujarnya.
“Tujuan utamannya untuk melatih sebuah cara berfikir, karakter, kesetaraan gender dan mejadikan kader yang bisa bertanggung jawab, atas apa yang sudah diamanahkan dalam organisasi dan bisa mengimplementasikan nilai nilai ke-islaman, dan ke NU-an,” tambahnya.
Baca Juga: Polres Lebak Bongkar Peredaran Sabu di Cipanas, 55,3 gr Disita
Menurutnya, kaderisasi sangatlah penting dan urgensi kaderisasi menjadi tolak ukur maju mundurnya sebuah organisasi. Tetapi tegasnya, berkat solidaritas dan loyalitas pengurus Kopri Cabang Pandeglang bisa terselenggaranya sekolah kaderisasi Kopri.
“Kalau untuk peserta delegasi dari tiap komisariat Kopri se- Pandeglang dan delegasi tiap cabang dari luar Kabupaten Pandeglang,” tandasnya. (nipal)

















