SATELITNEWS.ID, TANGERANG–Kebakaran blok C 2 Lapas Klas I Tangerang yang menewaskan 41 orang berlangsung selama dua jam. Peristiwa itu dimulai pukul 01.45 dinihari hingga pukul 03.00 dinihari. Kebakaran diduga terjadi karena korsleting listrik. Hal itu diungkapkan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran.
“Api bisa dipadamkan sekitar pukul 3 pagi. Api mulai berkobar sekitar jam 1.45 wib. kemungkinan besar kebakaran ini hampir berlangsung selama dua jam lebih. Tadi saya sudah lihat di TKP, berdasarkan pengamatan awal patut diduga karena terjadi hubungan pendek arus listrik. Nanti akan didalami lagi,”ungkap Kapolda Metro Jaya di lokasi kejadian.
Dia menjelaskan, kepolisian sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polda Metro Jaya akan melakukan penyidikan sebab terjadinya kebakaran.
“Tim dari puslabfor Mabes Polri dari direktorat kriminal umum Polda Metro Jaya bersama Satreskrim Polres Tangerang bekerja maraton untuk mengetahui sebab kebakaran,”ungkap Kapolda.
Direktur Jenderal PAS Reinhad Silitonga mengungkapkan kebakaran terjadi di satu blok yakni blok C2. Secara keseluruhan ada 9 blok di lapas yang biasa disebut dengan Lapas Dewasa tersebut.
“Lapas ini ada 9 blok dimana per blok ada 9 kamar. Nah yang terbakar ini adalah blok C2, dimana disitu ada aula dan 9 kamar. Jadi di blok inilah terjadi diduga awal hubungan pendek. Ini musibah yang dialami di lapas klas i Tangerang,”ungkap Reinhad Silitonga saat jumpa pers bersama Kapolda di Lapas Klas I Tangerang, tadi pagi.
Baca Juga: Belasan Warga Sesak Nafas Akibat Kebakaran Sampah di Tangsel, Sekolah Diliburkan
Reinhad menyatakan pihaknya berusaha mengamankan blok-blok lainnya. Untuk sementara kata Reinhad, blok Penjara yang lain aman.
“Yang selamat dipindahkan ke blok yang lain. Sangat jauh letaknya, jadi aman,”pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, kebakaran hebat melanda Lembaga Pemasyarakatan Klas I Tangerang, Rabu (7/9/2021) dinihari. Sebanyak 41 orang dinyatakan tewas dalam peristiwa mengenaskan tersebut. Kebakaran terjadi di blok C 2 Lapas Tangerang. (made/gatot)
























