SATELITNEWS.ID, PINANG–Tersangka pelaku penembakan terhadap ustaz Arman di Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang berjumlah dua orang. Mereka diduga sempat nongkrong di warung kopi dekat lokasi penembakan.
Salah satu warga setempat Lori mengatakan terduga pelaku sempat terpantau di warung kopi (Warkop) yang tak jauh dari tempat kejadian perkara. Jarak warung kopi dengan TKP hanya sekitar 10 meter.
“Sudah 5 hari ini memang kata penjaga warungnya pakai baju gojek. Tapi nggak curiga. Cuma memang nggak dikenal. Tapi nggak tau apa dia pelakunya. Sekarang dia (penjaga warung) lagi di BAP di Polres,” ujarnya.
Dia mengungkapkan sebelum terjadinya penembakan ada dua orang mengendarai motor. Satu orang dengan jaket ojek daring yang turun tiba-tiba menembak Arman hingga terkapar dan langsung melarikan diri.
“Abis ditembak cabut (pergi). Sama temannya pake motor,” katanya.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyebut, korban yang juga sebagai ketua majelis taklim itu ditembak di depan pintu rumahnya. Pelaku melepaskan satu tembakan ke arah korban.
Baca Juga: Rumah Kosong di Tangerang Dibobol Maling, Perhiasan Emas Ratusan Juta Raib
“Kejadiannya itu setelah pulang dari masjid, pas di depan pintu terus ada yang nembak satu kali,” ujar Yusri kepada wartawan, Minggu (19/9/2021).
Yusri mengatakan, pelaku diduga berjumlah dua orang. Polisi sedang melakukan penyelidikan terkait kasus ini.
Sebelumnya diberitakan, ustaz yang ditembak orang tak dikenal (OTK) di Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang meninggal dunia. Ustaz yang diketahui bernama Arman alias Alex ini tak tertolong nyawanya setelah sempat dilarikan ke Rumah Sakit Mulya, Sabtu, (18/09/2021). Arman ditembak pada bagian pinggang kiri hingga menembus perut.
Pantauan satelitnews.id di lokasi nampak kediaman Arman telah dipasangi bendera kuning. Puluhan warga juga terlihat berkumpul di sekitar lokasi. Sementara, polisi dari Polres Metro Tangerang Kota dan Jatanras Polda Metro Jaya tengah melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jalan Nean Saba.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Deonijiu De Fatima yang meninjau lokasi enggan memberikan komentar. Tak lama dari TKP dia langsung berlalu.
Sebelumnya Kapolsek Pinang, Iptu Tapril membenarkan peristiwa tersebut. Kini, kasus penembakan itu tengah diselidiki.
Baca Juga: Edarkan Sabu di Kecamatan Pinang, Dua Pria Ditangkap
“Sebentar masih Lidik, nanti saja. Masih Lidik, nantilah,” pungkasnya. (irfan)
























