SATELITNEWS.ID, TANGERANG—DPD PKS Kota Tangerang tidak hanya menatap Pemilu Legislatif (Pileg) 2024, namun juga mengincar kursi calon kepala daerah Kota Tangerang. Bahkan, untuk mengenalkan jagoannya, Agustus lalu mereka sudah mengumumkan tiga bakal calon kepala daerah (bacakada)untuk diajukan dalam kontestasi pilkada. Mereka yakni anggota DPRD Banten Hilmi Fuad, Wakil Ketua III DPRD Kota Tangerang Tengku Iwan Jayasyahputra dan satu lagi tokoh perempuan PKS yang juga mantan anggota DPRD Banten, Tuti Elfita.
Ketua DPD PKS Kota Tangerang Arief Wibowo menjelaskan, usai dilaunching tiga nama bacakada Agustus lalu saat ini pihaknya tengah memasuki tahap sosialisasi oleh struktur partai. Sosialisasi oleh struktur dibuat lantaran bakal calon tidak boleh membentuk tim sukses.
“Kemudian dari sosialisasi ini kita akan ukur dampaknya. Jadi Insya Allah, perkiraan Februari 2022 kita akan survei lagi untuk mengukur hasil sosialisasi selama enam ke belakang, kita ingin tahu seperti apa peningkatan popularitas dan elektabilitas dari tiga bacakada PKS, ” ujar Arief kepada SatelitNews.Id di Sekretariat DPD PKS Kota Tangerang, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Tangerang Kota Tangerang, Jumat (17/12/2021).
Dia menambahkan, usai mendapatkan hasil survei itu, barulah unsur pimpinan akan memberikan penilaian apakah nama bacakada sudah saatnya mengerucut. “Misal dari tiga menjadi dua. Estimasi saya minimal dua nama. Karena aturan pengajuan calon pilkada dari DPP tidak boleh satu, tapi minimal dua,” jelas mantan Sekretaris Umum DPD PKS Kota Tangerang ini.
Namun begitu, dia menegaskan, sekali lagi semua tergantung hasil survei untuk bakal dikerucutkan atau pun tidak. “Apa indikasinya? Kalau misalkan dari hasil survei kesenjangannya sudah jauh, itu mungkin waktunya kita kerucutkan, tapi kalau beda tipis kita gas (lanjut) aja tiga-tiganya,” jelasnya. Ditanya lebih jauh soal besaran angka kesenjangan yang dimaksud, Arief menyatakan sebetulnya tidak akan definitif. “Tapi kalau minimal dua digit itu sudah waktunya dikerucutkan menurut saya,” ujarnya. (made)
























