SATELITNEWS.ID, LEBAK—Nasib baik masih menyelimuti Nisa Ayu (40) dan anak-anaknya. Ia berhasil selamat dari korban api saat membakar rumah yang ditempatinya belasan tahun. Warga Kampung Cipurut, Desa Asem Margaluyu, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, itu hanya bisa pasrah setelah rumah semi permanen itu kini rata dengan tanah. Sementara akibat kejadian itu kerugian material ditaksir mencapai Rp 30 juta.
Informasi yang dihimpun, kebakaran yang menimpa keluarga Nisa Ayu, dan suaminya Otong terjadi pukul 10.00 WIB, Selasa (15/03/2022) itu diduga akibat korsleting listrik. Sebab, berdasarkan keterangan pemilik rumah sebelum api meratakan semua bangunan yang terbuat dari anyaman bambu serta kayu berikut barang berharga lainnya, sempat terdengar ledakan kecil dari atas rumah sembari mengeluarkan asap.
Kaget dengar ledakan, Nisa Ayu dan anaknya yang saat itu berada di dalam rumah langsung keluar untuk menyelamatkan diri. Banyak material rumah yang mudah terbakar dan kencangnya hembusan angin api dengan cepat membakar seluruh bangunan, beruntung kejadian yang terjadi pagi menjelang siang itu tidak menelan korban jiwa.
“Setelah mendapat laporan adanya kebakaran itu, anggota berikut dua unit armada Damkar langsung ke lokasi. Api sudah kita padamkan,” kata Kepala Seksi Damkar Dinas Satpol PP Lebak, Syahrohi kepada wartawan di lokasi kejadian. Syahrohi mengatakan, berdasarkan keterangan pemilik rumah, untuk kerugian ditaksir mencapai Rp 30 juta. Sebab, semua isi bangunan berikut surat-surat berharga, perabotan dan barang berharga lainnya ludes terbakar.
“Dugan sementara kebakaran yang menimpa keluarga Nisa Ayu dan Otong ini akibat korsleting listrik, dan untuk sementara kerugian ditaksir mencapai Rp 30 juta,” terangnya. Sementara Relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kecamatan Cibadak, Hafid mengatakan, kebakaran yang menimpa kelurga Nisa Ayu saat ini sudah dilaporkan kepada pemerintah desa maupun ke pimpinan BPBD untuk bisa ditanggulangi.
“Alhamdulilah untuk korban tidak ada. Untuk kerugian itu mencapai kurang lebih Rp 30 juta. Sudah kita laporkan ke pemdes dan pimpinan BPBD semoga bisa segera ditanggulangi untuk pasca bencana. Ya semoga bantuan kedaruratan hari ini juga bisa segera disalurkan,” pungkasnya.(mulyana)