SATELITNEWS.ID, LEBAK—Puluhan orang dari berbagai daerah di Kabupaten Lebak rela antre untuk menukarkan uang pecahan mulai dari Rp 2.000 sampai Rp 20 ribu, di Alun-alun Rangkasbitung. Biasanya uang pecahan kecil itu dijadikan sebagai bagi-bagi rezeki ke saudara.
Kondisi itu terlihat di kawasan Alun-alun Rangkasbitung, tepatnya di depan Masjid Agung Al-A’raaf. Warga antre untuk menukarkan uang baru di mobil penukaran yang disediakan Bank Indonesia (BI) dan bjb, Selasa (19/04/2022). Adapun uang yang bisa ditukar oleh masyarakat mulai dari pecahan Rp 2.000, Rp 5.000, Rp10.000 dan Rp 20.000.
“Layanan penukaran uang baru hanya hari ini dilaksanakan oleh Bank Indonesia dan bjb,” kata Manajer Operasional bjb Kantor Cabang Rangkasbitung, Rina Triana. Uang pecahan yang dapat ditukar di tempat penukaran tersebut maksimal Rp 3,7 juta per orang. Untuk mendapatkan uang pecahan tersebut pemohon tidak dipungut persyaratan apapun. “Tidak ada syarat, semua masyarakat umum bisa menukar, tetapi yang bisa ditukar maksimal Rp3,7 juta per orang. Di kantor bjb hari ini juga ada tapi khusus untuk nasabah,” terang Rina.
Ade Sanudin salah seorang warga mengaku, menukar uang baru untuk persiapan kebutuhan saat hari Lebaran. “Mumpung ada hari ini jadi langsung ditukar, terus di tempat ini juga langsung bisa nukar tanpa kita harus daftar satu hari sebelumnya,” ujar Ade.
Namun kata Ade, ada batas maksimal uang pecahan baru yang bisa ditukar. Padahal ia berniat menukar uang lebih banyak. “Iya dibatas, satu orang enggak boleh lebih Rp3,7 juta,” katanya.(mulyana)
























