SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG–Jelang hari raya Idul Fitri yang tinggal dua pekan lagi, emak-emak di Kabupaten Pandeglang bukan hanya mulai memburu baju baru, namun barang berharga seperti perhiasan emas yang dijajakan di pasar Badak Pandeglang, menjadi buruan utama.
Padahal saat ini harga emas mengalami kenaikan, namun tak sedikit emak-emak tetap membeli perhiasan tersebut. Tak sedikit pula yang menjual barang berharga tersebut.
Saat ini, harga emas 24 karat di pasaran sedang mengalami kenaikan yakni mencapai Rp.850 ribu hingga Rp.860 ribu/gram. Untuk harga beli dari harga sebelumnya Rp.815 ribu/gram dan Rp.820 ribu/gram, untuk harga jual dari harga Rp.790 ribu/gram.
Namun kenaikan harga tersebut sepertinya tidak mempengaruhi minat emak-emak di Kabupaten Pandeglang yang ingin tampil cantik dengan berbagai macam perhiasan emas di lebaran mendatang.
Seorang pemilik toko emas, Rahmatullah mengungkapkan, peningkatan penjualan perhiasan emas sudah terjadi sejak sepekan yang lalu.
Bahkan katanya, warga yang membeli emas lebih dominan dibandingkan yang menjual. Saat ini, harga emas 24 karat Rp.860 ribu rupiah gram, kenaikan itu diperkirakan terjadi akibat masih berlangsungnya invasi Rusia ke Ukraina.
Baca Juga: Jelang Idul Fitri, Pemprov Banten Buka Mudik Pelayanan Gratis
“Penjualan sudah ramai sejak seminggu yang lalu pak (sebutnya ke wartawan). Meskipun harga emas saat ini terbilang tinggi dengan harga Rp.860 ribu/gram. Kenaikan itu karena adanya faktor seperti perang Rusia dan Ukraina itu,” kata Rahmatullah, Selasa (19/4/2022).
Lonjakan transaksi emas rupaya sudah menjadi tradisi bagi warga maupun penjual setiap kali mendekati hari raya Idul Fitri. Menurut Rahmatullah, biasanya puncak penjualan perhiasan emas akan terjadi pada 5 hari menjelang lebaran Idul Fitri.
“Sekarang peningkatan pembeli mencapai 30 persen, diperkirakan nanti lima hari sebelum lebaran puncak pembeli akan meningkat lagi,” tandasnya.
Seorang warga, Esih (30) mengaku, tak ragu untuk membeli emas walau harganya mahal. “Ya harga emas sekarang Rp850 ribu/gram terbilang mahal, tapi ya ini sudah seperti kebutuhan untuk tampil di lebaran nanti,” ujar Esih, sambil tersenyum.
Senada, warga lainnya, Tini Astuti mengaku, setiap menjelang lebaran dirinya sengaja membeli emas untuk di pakai sendiri ataupun disimpan untuk aset pribadi, dibandingkan uang miliknya dipakai dengan keperluan yang tidak jelas. Biasanya kata dia, ia menjualnya kembali jika sedang membutuhkan uang untuk kebutuhan sehari hari.
“Biasanya memang jelang lebaran beli emas, buat dipakai pribadi dan disimpan untuk kebutuhan nanti. Daripada uangnya dibelikan yang tidak jelas, mending jadi aset seperti emas ini,” imbuhnya. (nipal)
Baca Juga: Jelang Idul Fitri, Pemkab Tangerang Tidak Terapkan WFA
























