SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangerang membuka program Sertifikasi Halal Gratis (Sehati) bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) melalui skema pernyataan pelaku usaha (self-declare).
Program Sehati dapat dimanfaatkan pelaku usaha dengan berbagai produk atau usahanya. Baik itu produk makanan, minuman, jasa sembelihan atau hasil sembelihan, bahan baku, bahan tambahan pangan hingga bahan penolong untuk produk makanan dan minuman.
Kepala Kemenag, Kota Tangerang, Samsudin mengungkapkan program sertifikasi halal gratis ini dilakukan melalui skema pernyataan pelaku usaha (self-declare). Dan self declare itu sendiri merupakan jenis produk berisiko rendah, contohnya produk susu dan analog ha, lemak, minyak emulsi, buah dan sayur, es untuk dimakan atau serealia produk bakery dan lainnya.
“Self declare adalah pernyataan status halal produk usaha mikro dan kecil oleh pelaku usaha itu sendiri. UMK kategori ini dapat melakukan pernyataan mandiri untuk sertfikasi halal,” katanya dalam keterangan yang diterima Satelit News.
Dia menjelaskan, sertifikasi halal gratis atau sehati dapat diajukan melalui website resmi yang sudah disiapkan.
“Pada program ini, untuk pengajuannya dapat dilakukan melalui online pada laman ptsp.halal.go.id. Nantinya sertifikasi halal akan diterbitkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Jika ditemukan kendala, kesulitan atau kebingungan dalam pengajuan prosesnya, Kemenag juga telah menyediakan pendamping dari tenaga penyuluh yang ada di setiap kecamatan,” ungkap Samsudin.
Baca Juga: Anggaran Minus, Kemenag Kota Tangerang Belum Bisa Bayar Tunjangan Guru PAI PPPK
Kata Samsudin, manfaat memiliki sertifikat halal diantaranya produk terjamin kualitasnya, bahwa produk yang dijual merupakan produk yang berkualitas. Meningkatkan kepercayaan konsumen, yakni keterangan halal akan menjadi salah satu pertimbangan konsumen untuk membeli khususnya konsumen muslim.
Selain itu, memiliki unique selling point dimana produk bersertifikasi halal terjamin kualistasnya dan memumpuni dibandingi kompetitor yang tidak memilikinya. “Yang lainnya, dapat menjangkau pasar yang lebih luas, terkhusus negara yang mayoritasnya penduduk muslim,” katanya. (gatot)
























