SATELITNEWS.COM, TIGARAKSA – Pascapelaksanaan lomba puncak peringatan Hari Buruh Internasional (Mayday) pada Sabtu (6/5), Danau Pusat Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Tangerang dipenuhi sampah setelah digunakan acara mancing massal.
Sejumlah tumpukan sampah itu terlihat berserakan di genangan danau dan tepi danau tersebut. Selain itu, tumpukan sampah yang terkesan jorok dan menimbulkan aroma bau busuk di danau. Sampah-sampah juga menumpuk di beberapa titik di Kawasan Hutan Kota Tigaraksa.
Salah seorang warga yang sedang lari sore di Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, bernama Somad (39) mengatakan, bahwa semenjak digelar kegiatan perlombaan memancing pada Sabtu (06/05) lalu, sampah tersebut berserakan dan tidak diangkut seluruhnya oleh petugas kebersihan setempat.
“Tumpukan sampah ini ada sejak perlombaan mancing kemarin. Petugas kebersihan yang biasa belum terlihat melakukan pembersihan atau mengangkut sampai bersih,” kata Somad kepada Satelit News, Selasa (7/5).
Dia mengaku, dengan kondisi yang terjadi saat ini sangat mengganggu pemandangan serta kenyamanan warga yang menikmati hutan dan danau di Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang. Menurut nya, selain mengganggu pemandangan, sampah-sampah tersebut juga sangat menganggu indra penciuman para pengunjung, karena sampah itu menimbulkan aroma yang tidak sedap.
“Dimana, seharusnya keberadaan danau dan hutan Kota itu harus bersih dari sampah. Apa lagi lokasi di Pusat Pemerintahan Daerah menjadi cerminan,” katanya.
Baca Juga: Hadiri Penutupan May Day, Sachrudin: Buruh Harus Sejahtera, Industri Harus Sehat
Ia pun berharap, kepada instansi pemerintah setempat agar segera melakukan upaya penanganan terhadap permasalahan sampah tersebut. Sehingga, dapat terhindar kesan negatif dari masyarakat umum.
“Mudah-mudahan ini bisa ditangani segera, karena khawatir dilihat oleh masyarakat luar itu terkesan negatif terhadap daerah kita,” ungkap dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik mengaku, jika pihaknya telah melakukan pembersihan sampah di lingkungan danau pascakegiatan May Day tersebut.
“Kita sejak persiapan hingga pasca kegiatan May Day pada 6 Mei itu sudah kita lakukan pembersih,” ucapnya.
Ia menduga, kondisi danau dan hutan kota yang kembali dipenuhi sampah itu akibat masih banyaknya warga sekitar yang berkunjung dan memancing ke lokasi tersebut.
“Kalau masih banyak sampah wajar, karena masih banyak orang. Tapi setelah selesai akan dibersihkan,” tuturnya.
Baca Juga: May Day, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Pentingnya Perlindungan Pekerja
Kendati demikian, kata dia, pihaknya akan segera kembali menurunkan petugas kebersihan ke lokasi untuk membersihkan sampah-sampah yang berserakan di Danau Hutan Kota Tigaraksa tersebut. “Nanti kita pasti akan dibersihkan lagi,” pungkasnya. (alfian/aditya)
























