SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Rugby Indonesia mulai bergulir di Stadion Benteng Reborn, Rabu (2/8). Sebanyak 12 provinsi bertanding pada kejuaraan yang juga memperebutkan tiket PON XXI Aceh-Sumut 2024 mendatang tersebut.
12 Provinsi yang bertanding pada ajang ini adalah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, Papua, Papua Tengah, Maluku, Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. Mereka memperebutkan tiket PON untuk dua kelas. Yakni, kelas rugby 7s dan X rugby baik kelas putra dan putri.
“Alhamdulillah, hari ini sudah dimulai untuk kejurnas Rugby di Stadion Benteng Reborn. Kejurnas akan dilaksanakan dari hari ini hingga 5 Agustus 2023. Tentu ini menjadi kompetisi yang sangat sengit karena tiket untuk bertanding di PON XXI Aceh-Sumatera Utara diperebutkan. Green Card sudah dikantongi oleh tuan rumah yaitu Aceh dan juga Sumatera Utara,” ungkap Ketua Umum Persatuan Rugby Union Indonesia, Didik Mukrianto, Senin (2/8).
Didik mengapresiasi fasilitas yang sudah diberikan oleh Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pemuda dan Olahraga dengan menyediakan Stadion Benteng Reborn sebagai venue kejurnas ini. Menurutnya, Kota Tangerang memiliki lokasi strategis karena memiliki Bandara Soekarno-Hatta yang mudah diakses oleh berbagai Provinsi.
“Kami tentu mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Tangerang beserta jajaran dan juga Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang yang telah menyediakan Stadion Benteng Reborn untuk sebagai venue Kejurnas Rugby. Salah satu alasan kami memilih Kota Tangerang, selain support yang luar biasa dari Pemkot Tangerang adalah lokasi yang berada di tengah-tengah, dan mudah diakses dari berbagai Provinsi melalui Bandara Soekarno-Hatta,” lanjut Didik.
Diharapkan, dengan adanya Kejurnas Rugby ini dapat mengenalkan dan memasifkan olahraga rugby kepada masyarakat lebih luas khususnya Kota Tangerang. Sehingga, dapat mencetak atlet-atlet baru untuk berkompetisi di ajang skala nasional maupun internasional.
“Tentu, kami semaksimal mungkin untuk mengenalkan olahraga Rugby. Olahraga ini adalah olahraga murah, mudah, dan merakyat. Cukup membutuhkan satu bola dan lapangan saja. Mudah-mudahan, Rugby dapat segera dikenal oleh masyarakat dan dapat mencetak atlet-atlet generasi baru di Indonesia,” tutupnya. (gatot)