SATELITNEWS.COM LEBAK–Warga dari berbagai daerah rela antre untuk mendapatkan kupon sebagai syarat untuk mendapatkan bantuan bibit yang disediakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, di Alun-Alun Rangkasbitung, Selasa (31/10/2023). Bantuan, langsung dari pemerintah pusat itu sekejap ludes dibawa penerima manfaat.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat mengatakan, bantuan langsung dari pemerintah pusat ini untuk masyarakat. Bantuan ini merupakan tindak lanjut sebagai upaya menjaga lingkungan di masa depan.
“Ada 4.000 bibit tanaman buah yang disediakan, mulai dari jenis jambu citra, kristal, alpukat, binjai, dan pohon durian jenis matahari,” kata Rahmat.
“Bantuan langsung kepada masyarakat, jatah nya satu orang satu batang. Alhamdulilah mereka tertib antre untuk mendapatkan bibit pohon berbagai jenis yang disediakan” timpal Rahmat.
Dia mengungkapkan, bantuan langsung ke masyarakat ini bertujuan agar warga dapat memanfaatkan pekarangan untuk ditanami bibit buah yang disediakan. Rahmat pun meyakini, bantuan bibit pohon yang sudah berlabel bersertifikat dan bermutu ini dipastikan hidup dengan baik dan bakal berbuah dengan bagus apalagi bila diurus dengan sepenuh hati.
“Bantuan bibit buah ini nanti jangka panjangnya buat dikonsumsi dan menjaga lingkungan dengan menafaatkan pekarangan,” ujarnya.
Baca Juga: Pasar Tani, Jurus Distan Perluas Pasar Petani Lebak
Ali Saepul Ramdani, Warga Narimbang, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, mengaku rela antre untuk mendapatkan bantuan bibit buah gratis yang disalurkan Pemkab Lebak. Ia pun berharap, bibit buah bantuan dari pemerintah pusat akan dimanfaatkannya dengan baik sebagai upaya melestarikan lingkungan.
“Alhamdulilah dapat tiga bibit, semua bagus-bagus dan dipastikan tidak akan lama lagi berbuah. Bibit ini bakal saya tanam di pekarangan rumah yang saat ini masih kosong,” kata Ali.
“Saya harap bantuan yang saya nilai ini sangat bermanfaat bisa kontinyu. Lebak memiliki luas wilayah terluas diantara kabupaten/kota di Banten. Artinya, masih banyak masyarakat yang belum kebagian,” tandasnya.(mulyana)
























