SATELITNEWS.COM, SERANG — DPC Partai Gerindra Kabupaten Serang bersama Tunas Indonesia Raya (Tidar) Provinsi Banten, mendistribusikan sekitar 80.000 liter air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan di sejumlah desa di Kecamatan Pontang dan Kecamatan Tirtayasa, Minggu (30/8/2026).
Sedikitnya, terdapat delapan titik yang menjadi lokasi pendistribusian bantuan air bersih bagi masyarakat.
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Serang, Ahmad Muhibbin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Partai Gerindra terhadap masyarakat, yang saat ini kesulitan mendapatkan air bersih akibat dampak kekeringan.
“Kita mengirim bantuan air bersih, ke beberapa desa di Kecamatan Pontang dan juga Tirtayasa. Ada sekitar delapan titik, diantaranya delapan desa,” kata Ahmad Muhibbin, Minggu (30/8/2026).
Menurutnya, pendistribusian air bersih dilakukan oleh DPC Gerindra Kabupaten Serang bersama Tidar Banten, yang dipimpin Hijaz Putra J. Mahesa.
Bantuan tersebut, diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan.
Ahmad menegaskan, kehadiran Gerindra di tengah masyarakat merupakan bagian dari komitmen partai, untuk membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi rakyat.
Baca Juga: 32 Perusahaan Di Banten Berstatus Tidak Taat Lingkungan
“Seperti apa yang selalu diamanatkan dan disampaikan oleh pimpinan kita, baik Pak Prabowo maupun Pak Andra Soni, agar senantiasa Gerindra turun hadir mengatasi dan membantu masalah-masalah yang dirasakan oleh rakyat,” ujarnya.
Ia mengatakan, kondisi kekeringan tahun ini cukup banyak berdampak terhadap masyarakat. Karena itu, Gerindra bersama Tidar Banten berkomitmen untuk terus menyalurkan bantuan air bersih selama masyarakat masih membutuhkan.
“Insya Allah berkelanjutan, dan kita juga selalu kirim terus. Hampir tiap hari kita kirim. Struktur partai DPC Gerindra Kabupaten Serang bersama Tidar Banten hampir setiap hari mengirim air bersih,” ujarnya lagi.
Selain penanganan darurat melalui distribusi air bersih, Ahmad Muhibbin mengatakan, pihaknya juga mendorong langkah-langkah jangka panjang untuk mengatasi persoalan kekeringan. Salah satunya dengan mengoptimalkan pelayanan air bersih melalui PDAM, mencari dan membuka sumber-sumber air baku baru.
“Penanganan jangka panjang sudah kita upayakan. Salah satunya bagaimana mengoptimalkan layanan PDAM, terus menciptakan sumber air baku dan membuka peluang sumber-sumber air baku, sehingga masalah kekeringan ini tidak terlalu berdampak kepada masyarakat,” pungkasnya.
Selain itu, pihaknya juga mendorong normalisasi sungai yang mengalami sedimentasi. Menurut Ahmad, normalisasi sungai menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung ketersediaan dan pengelolaan sumber daya air.
Baca Juga: Mendes PDT Yandri Kick Off Festival Duta Desa Gen Z di Kabupaten Serang
“Kita selalu mendorong dan berkoordinasi, baik di DPRD maupun dengan OPD terkait yang ada di Pemkab Serang,” ujarnya.
Dalam pendistribusian air bersih ini, Gerinda langsung memberikan pendampingan, antara lain di Kecamatan Pontang Desa Kubang Puji yaitu Ahmad Muhibbin, Dian Damayanti, Hijaz Putra J. Mahesa
Desa Domas Satria dan H. Maksum, Desa Wanayasa H. Usen dan Kholid, Desa Pontang H. Yadi dan H. Asmari. Sedangkan Kecanatan Tirtayasa Desa Lontar H. Wasehudin, Desa Alang-alang Arif dan Awal, Desa Tengkurak Ahmad Yamin dan H. Nabhani.
Sementara, Ketua Tidar Banten, Hijaz Putra J. Mahesa, menambahkan pihaknya telah melakukan distribusi air bersih sejak 17 Agustus 2026 bersama DPC Gerindra Kabupaten Serang. Dalam satu titik, bantuan yang disalurkan mencapai dua hingga tiga truk tangki dengan kapasitas sekitar 8.000 liter per truk.
“Kami sudah membersamai di delapan titik. Di mana satu titiknya kita memberikan dua sampai tiga truk yang berisikan 8.000 liter. Alhamdulillah sudah kita laksanakan dari tanggal 17 Agustus dan hingga hari ini bersama DPC Kabupaten Serang,” kata Hijaz.
Hijaz mengungkapkan, permintaan bantuan air bersih dari masyarakat cukup tinggi. Kekeringan tidak hanya berdampak terhadap kebutuhan air sehari-hari, tetapi juga mulai memengaruhi sektor pertanian dan menyebabkan sebagian masyarakat mengalami gagal panen.
“Permintaan masyarakat jelas sudah banyak karena mereka juga mengalami kekeringan yang sangat merugikan. Ada yang gagal panen dan segala macam. Justru itu kami selaku sayap partai, Tidar Banten, selalu menjalankan sesuai arahan pimpinan kami untuk peduli dengan masyarakat yang ada di Banten,” ujarnya. (sidik)
























