SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Sinar Mas Land dan Chandra Asri Group meresmikan hasil kerja sama pembangunan jalan aspal dengan campuran sampah plastik di BSD City, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Rabu (13/12/2023). Peresmian ini turut dihadiri Pj Bupati Tangerang Andi Ony Prihartono dan Kementerian PUPR.
Diketahui jalan yang diresmikan ini adalah bagian dari total 8,6 km jalan utama di BSD City, yang dibuat dengan mencampurkan aspal dan 410,57 ton sampah Plastik kresek, hasil kolaborasi Sinar Mas Land dan Chandra Asri Group.
Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyebutkan bahwa hasil penginputan data dari 310 Kabupaten/se-Indonesia, jumlah timbunan sampah nasional mencapai angka 36,1 juta ton/tahun pada 2022. Dari total produksi sampah nasional tersebut, 64.01% (23,1 juta ton/tahun) dapat terkelola, sedangkan sisanya 35,99% (13,02 juta ton/tahun) belum terkelola dengan baik.
Untuk mengatasi masalah terkait produksi sampah, khususnya sampah plastik diperlukan metode penyelesaian yang baik, salah satunya dengan mengimplementasikan konsep ekonomi sirkular yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, bisnis, dan lingkungan.
Untuk itu, Sinar Mas Land bermitra dengan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (Chandra Asri Group) mengembangkan infrastruktur berbasis ekonomi sirkular, melalui penerapan aspal plastik di BSD City sejak 2021 lalu. Di akhir tahun 2023, kedua perusahaan sukses merampungkan gelaran jalan aspal sepanjang 8,6 kilometer di kawasan BSD City.
Inisiatif ini setara dengan memanfaatkan 164,2 juta lembar plastik kresek atau setara dengan mengalihkan 410,57 ton sampah plastik kresek dari TPA. Capaian kolaborasi antara Sinar Mas Land dan Chandra Asri Group juga turut menjadikan kawasan BSD City sebagai township pertama di Indonesia yang memanfaatkan aspal plastik.
Pj Bupati Tangerang, Andi Ony Prihartono menyatakan, kekaguman dan apresiasinya atas penggunaan aspal berbahan plastik untuk jalan di BSD Kecamatan Pagedangan. Menurut dia, penggunaan aspal berbahan plastik untuk jalan tersebut, merupakan suatu terobosan dan inovasi yang baru dari Kementerian PUPR, bekerjasama dengan Perusahaan Chandra Asri dan Sinarmas Land.
“Bagi saya seumur hidup saya baru kali ini saya mendengar dan liat langsung ada aspal berbahan plastik. Suatu kehormatan bagi Kabupaten Tangerang dijadikan contoh oleh KemenPUPR untuk melaksanakan kegiatan ini. Ini merupakan suatu terobosan dan inovasi baru,” ungkap Pj Andi Ony dalam sambutannya.
Lebih lanjut, Pj Andi Ony mengatakan, peresmian untuk jalan aspal sepanjang 8,6 KM yang terbuat dari 164,2 juta lembar sampah plastik kresek tersebut, tidak hanya mencerminkan semangat keberlanjutan, tapi juga menjadikan tonggak sejarah baru khususnya bagi pembangunan infrastruktur di Kabupaten Tangerang.
“Harapan saya hadir juga di sini bersama beberapa OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang, mudah-mudahan kita bisa juga dapat menggunakan aspal berbahan plastik ini untuk di jalan-jalan yang ada di kabupaten,” harapnya.
Andi juga mengucapkan terima kasih dan apresiasinya atas inovasi yang telah diciptakan yang bukan hanya sekedar terobosan teknologi, melainkan juga wujud komitmen bersama untuk terus maju menghadirkan solusi berkelanjutan dan menjaga lingkungan demi kemajuan generasi mendatang.
Sementara itu, Direktur Bina Teknis Jalan dan Jembatan Kementerian PUPR, Yudha Handita Pandjiriawan mengatakan, PUPR telah meneliti aspal plastik di 2017. Pihaknya mengapresiasi Chandra Asri Group, karena sudah mulai mengaplikasikannya di tahun 2018 di pabriknya di Cilegon, dan juga saat ini berkolaborasi dengan Sinar Mas Land.
“Semoga kedepan ini bisa menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan properti lain, dengan demikian, permasalahan sampah plastik bisa kita selesaikan bersama,” harapnya.
Managing Director President Office Sinar Mas Land, Dony Martadisata mengatakan, dalam komitmen untuk mendukung upaya pelestarian lingkungan di Indonesia, Sinar Mas Land mengakui urgensi tindakan konkret dalam menghadapi tantangan perubahan lingkungan. Pihaknya yakin, bahwa penanganan limbah plastik merupakan salah satu permasalahan yang memerlukan solusi terstruktur.
“Kolaborasi antara Sinar Mas Land dengan Chandra Asri Group ini merupakan bukti nyata, untuk menciptakan pembangunan yang berkelanjutan. Penerapan aspal plastik di BSD City bukan hanya sekadar inovasi teknologi, tetapi juga untuk mendukung pengembangan infrastruktur yang ramah lingkungan. Serta diharapkan dapat memberdayakan masyarakat lokal dalam membangun model ekonomi sirkular yang berdampak positif,” jelasnya.
“Ke depannya, kami berharap aplikasi aspal plastik di BSD City tidak berhenti sampai di sini, tetapi kami juga akan mencari kesempatan baru agar aspal plastik ini dapat digunakan di proyek Sinar Mas Land lainnya,” imbuhnya.
Direktur Legal, External Affairs & Circular Economy Chandra Asri Group, Edi Rivai menyampaikan, Chandra Asri Group terus berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan sampah plastik melalui konsep ekonomi sirkular. Salah satu upaya yang pihaknya lakukan adalah dengan menginisiasi penggunaan limbah plastik sebagai campuran aspal dengan pendekatan kolaborasi multipihak.
“Sesuai dengan komitmen kami pada Our Ocean Conference 2018 untuk melakukan implementasi 100 KM aspal plastik pada 2023. Kami sangat senang dapat berkolaborasi dengan Sinar Mas land untuk merealisasikan misi kami dalam penggunaan aspal plastik sebagai upaya untuk mengurangi sampah plastik terbuang ke TPS,” terangnya
Kesuksesan proyek aspal plastik di BSD City ini, kata Edi Rivai, sekaligus menegaskan kembali bahwa setiap pemangku kepentingan memiliki peranan penting, dalam mengentaskan permasalahan sampah plastik di Indonesia. “Kami berharap apa yang telah Sinar Mas Land dan Chandra Asri Group telah lakukan dapat menginspirasi lebih banyak institusi untuk proaktif dan ikut serta mengadopsi aspal plastik,” jelasnya.
Perlu diketahui bahwa Chandra Asri Group sejak tahun 2018 telah mengimplementasikan aspal dengan campuran sampah plastik, melalui program ‘Aspal Plastik untuk Indonesia Asri’ bersama dengan pemangku kepentingan lainnya. Program ini merupakan bagian dari upaya Chandra Asri Group mengimplementasikan model ekonomi sirkular.
Sebagai informasi, Chandra Asri Group sudah mengadakan gelaran aspal dengan campuran sampah plastik di berbagai kota di Indonesia seperti Cilegon, Tegal, dan Semarang bersama dengan pemerintah setempat. Selain itu, Chandra Asri Group juga bekerja sama dengan institusi pendidikan yaitu Universitas Indonesia di Depok dan Universitas Dian Nuswantoro di Semarang. Hingga September 2023, total gelaran jalan dengan aspal sampah plastik oleh Chandra Asri Group bersama para mitra adalah sepanjang 87,4 km dan 751,9 ton sampah plastik telah berhasil terkelola dari TPA. (aditya)