SATELITNEWS.COM, TIGARAKSA – Dirbinmas Polda Banten Kombes Pol Atot Irawan memberikan arahan kepada anggota Bhabinkamtibmas Polresta Tangerang dan Babinsa Kodim 0510 Tigaraksa di Aula Parama Satwika, Polresta Tangerang, Senin (22/1/2024). Kegiatan pengarahan diberikan untuk mendorong terciptanya Pemilu 2024 yang aman, damai, sejuk, dan senantiasa memelihara kerukunan.
“Mewakili Bapak Kapolda, untuk menyampaikan pesan kepada Bhabinkamtibmas dan Babinsa di wilayah Polresta Tangerang, diucapkan apresiasi untuk pengamanan Nataru dengan berhasil tanpa adanya anggota yang melakukan pelanggaran. TNI-Polri tetap solid,” kata Atot.
Atot menjelaskan, anggota TNI dan Polri harus menjaga netralitas dalam menyikapi Pemilu 2024. Dia pun mendorong anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk membangun sinergisitas dalam upaya menciptakan cooling system di masyarakat.
“Pejabat utama Polda akan mengecek ke Polres-Polres dan Polsek untuk mengecek pelaksanaan tersebut, dan juga tentang pelaksanaan tugas Linmas yang akan bertugas di TPS,” ucapnya.
Di tempat yang sama, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono mengapresiasi adanya kegiatan pengarahan. Baktiar memastikan, jajaran Polresta Tangerang termasuk didalamnya anggota Bhabinkamtibmas siap melaksanakan instruksi pimpinan.
“Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang telah bersinergi dalam menciptakan situasi aman dan kondusif menjelang Pemilu 2024. Jaga terus kekompakan serta kesehatan,” ujar Baktiar.
Sementara itu, Dandim diwakili oleh Kasdim 0510/Tigaraksa Mayor Arh Didik Wahyudi menjelaskan, bahwasinergi antara TNI – Polri memiliki peran yang krusial dalam menjaga keamanan dan kelancaran Pemilu.
“Dalam upaya memastikan Pemilu damai tahun 2024, TNI dan Polri bekerja sama dengan sinergi yang kuat untuk menghadapi tantangan-tantangan yang mungkin muncul,” katanya.
Lanjut Didik, kebutuhan akan sinergi tersebut tak dapat dihindari, mengingat Pemilu adalah momen penting dalam kehidupan demokrasi negara. Menurutnya, pada tahun 2019, sinergi TNI-Polri telah berhasil membawa Indonesia melalui Pemilu yang berlangsung aman dan damai. Keberhasilan tersebut membuktikan bahwa kolaborasi antara dua institusi penting ini merupakan faktor utama yang mendukung kesuksesan Pemilu.
Menurut Didik, sinergi TNI-Polri dalam konteks Pemilu hadir melalui penegakan hukum yang adil dan tegas. Dalam menjalankan tugasnya, Polri bertanggung jawab untuk menegakkan hukum terkait Pemilu. Termasuk memerangi tindak pidana Pemilu seperti politik uang, kecurangan, dan provokasi yang dapat memicu konflik politik.
“Dalam hal ini, TNI memberikan dukungan dalam hal keamanan dan pencegahan potensi kerusuhan. TNI-Polri sudah membentuk tim gabungan yang berfungsi untuk meningkatkan koordinasi dan kerja sama di lapangan,” ujarnya.
“Salah satu kunci sukses yang penting adalah komunikasi yang efektif antara kedua belah pihak. TNI dan Polri perlu memperkuat koordinasi, pertukaran informasi, dan pembagian tugas demi mencapai target yang sama, yaitu Pemilu yang bebas dari kekerasan dan kesalahan yang terorganisir,” pungkasnya. (aditya)