SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyiagakan 108 petugas kesehatan saat pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang. Nantinya, para petugas akan berkeliling ke tempat pemungutan suara (TPS) di tiap Kelurahan.
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, hal tersebut guna memastikan kondisi kesehatan para petugas dalam kegiatan pemilu. Sebab, kata dia, berdasarkan simulasi pemilu beberapa waktu lalu, proses pemungutan dan penghitungan suara hingga selesai diprediksi akan berlangsung hingga pukul 02.00 wib. Kondisi tersebut dapat memicu gangguan kesehatan kepada petugas Pemilu.
Benyamin mengungkapkan mengantisipasi terjadinya gangguan kesehatan terhadap para petugas pemilu dengan menyiagakan petugas medis. Selain itu Pemkot juga mengoperasikan 35 puskesmas selama 24 jam. Benyamin menyebut langkah itu guna memastikan kesehatan setiap petugas ad hoc penyelenggara pemilu dapat terjaga dengan baik.
“Kemudian demi kesehatan kami juga menyiagakan 35 puskesmas salama 24 jam selama beberapa kedepan setelah pencoblosan. Bahkan kami menyiagakan 108 petugas paramedis untuk berkeliling ke TPS tiap kelurahan untuk memastikan mereka dalam kondisi sehat sebelum kegiatan pemilu,” bebernya.
Ia mengaku telah menginstruksikan kepada kelurahan dan kecamatan di Kota Tangsel untuk menyediakan makanan serta minuman ringan selama pemungutan hingga penghitungan suara berlangsung.
“Jadi kami sudah berbicara dengan teman-teman Camat dan seterusnya, makan, minum kopi, nanti akan dijamin. Karena ad hoc ini tamu dari teman-teman,” jelasnya.
Baca Juga: Kasus RT Jadi tersangka Usai Tegur Warga Bakar Sampah, Benyamin Minta Proses Hukum Dijalani
Berdasarkan data yang dihimpun dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangsel, pada Pemilu 2019 lalu terdapat tiga orang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara meninggal dunia. Pemicunya akibat kelelahan karena panjangnya waktu masa tugas. Sementara petugas pengawas TPS yang meninggal satu orang perempuan asal Jelupang, Kecamatan Serpong Utara.
Benyamin menambahkan pihaknya juga melakukan koordinasi dengan pihak PLN dalam waktu dekat. Hal tersebut dilakukan guna memastikan pasokan listrik aman ditiap tempat pemungutan suara (TPS) saat Pemilu 2024. Menurutnya, upaya itu merupakan salah satu bentuk dukungan pihaknya dalam mensukseskan pemilihan serentak yang akan berlangsung kurang dari satu bulan.
“Mengenai dukungan pasca pencoblosan, kami minggu ini akan koordinasi ulang dengan PLN untuk menjamin bahwa pasokan listrik ditempat tempat pemungutan suara itu nanti akan berlangsung baik maupun dalam kondisi hujan,” ucapnya.
Benyamin menjelaskan, tidak hanya penyuplai listrik saja. Namun, tidak menutup kemungkinan juga dengan penyediaan genset untuk meminimalisir hal-hal tidak diinginkan saat berlangsung.
“Apakah dengan penyediaan genset dan seperti apanya, komunikasi yang berikutnya akan dilakukan minggu ini untuk menjamin,” katanya.
Ada pun dalam kontestasi Pemilu serentak 2024 ini diketahui sebaran lokasi penyoblosan di Kota Tangsel sebanyak 3.824 TPS. Sedangkan jumlah KPPS sebanyak 26.678, jumlah DPT sebanyak 1.022.237. (eko)
























