SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Kapolres Pandeglang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Oki Bagus Setiaji, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Badak Pandeglang, Rabu (21/2/2024).
Ia mengaku, ingin memastikan ketersediaan bahan pangan tetap terpenuhi, di tengah kenaikan harga sejumlah komoditi pokok.
Oki mengatakan, kegiatan yang dilakukannya, sebagai upaya mencegah adanya oknum yang melakukan penimbunan sejumlah bahan pokok masyarakat.
Selain itu, juga sebagai upaya memastikan harga sembako kembali stabil setelah perhelatan Pemilu 14 Februari 2024 kemarin.
“Sebagai upaya memantau harga kebutuhan pokok, khususnya beras yang informasinya mengalami kenaikan yang signifikan sebelum pemilu 2024 kemarin, meskipun ketersediaan berasnya masih cukup banyak. Alhamdulillah, sekarang sudah berangsur turun kembali,” tambahnya.
Oki menerangkan, selain menjaga kondusifitas wilayah, pihaknya juga memiliki tugas untuk melakukan pengawasan terhadap bahan kebutuhan pokok masyarakat agar tidak sulit didapatkan, ditengah kenaikan harga yang signifikan di Kabupaten Pandeglang.
Baca Juga: Di Pasar Induk Rau, BPOM Serang Temukan Tiga Makanan Tak Layak Konsumsi
“Kegiatan ini juga, bertujuan untuk mengontrol dan mengantisipasi kenaikan harga dan kelangkaan kebutuhan pokok di Kabupaten Pandeglang. Dimana, sembako, adalah kebutuhan yang sangat rawan untuk dipermainkan,” ujarnya.
Oki mengaku, dari hasil sidak yang dilakukannya, beberapa kebutuhan sembako mulai berangsur menurun. Meskipun, lanjutnya, ada beberapa komoditi yang harganya terus melambung, salah satunya cabai.
“Untuk bahan pokok lainnya seperti cabai, mengalami kenaikan yang cukup jauh, dari harga Rp30 ribu per kilogram, menjadi Rp80 ribu per kilogram. Kenaikan cabai itu, dikarenakan ada beberapa kendala, yang salah satunya dari faktor cuaca, sehingga cabai tersebut mengalami kelangkaan, dan pengiriman yang terhambat,” paparnya.
Atikah, penjual sembako di Pasar Badak Pandeglang mengakui, adanya kenaikan harga terhadap sejumlah komoditi, terutama beras.
Beberapa waktu lalu, harga eceran beras premium sempat menembus angka Rp17 ribu per kilogram.
“Kenaikan memang sudah lama terjadinya, bahkan banyak pembeli dan pedagang yang mengeluhkan kenaikan harga beras. Tetapi ya mau bagaimana lagi , kita kan hanya menjual saja,” tandasnya.
Baca Juga: Satgas Pangan Provinsi Banten Kembali Sidak Pasar, Harga Cabai Masih Pedas
Mahdum, seorang pembeli asal Kelurahan Pandeglang mengatakan, harga beras di Pasar Badak Pandeglang mulai mengalami penurunan dibandingkan beberapa waktu lalu.
“Awalnya harga satu kilo beras sampai Rp17 ribuan, sekarang sudah mulai turun. Ya, semoga bisa kembali normal harganya,” imbuhnya. (adib)



















