SATELITNEWS.COM, SERANG – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distan) Provinsi Banten memastikan stok kebutuhan daging dan beras selama bulan Ramadan aman terkendali. Pasalnya hal itu sudah dipersiapkan jauh-jauh hari sebelum Ramadan tiba.
Kepala Distan Provinsi Banten Agus M Tauchid mengatakan, masyarakat Banten lebih banyak yang mengkonsumsi daging ayam ras, setelah itu baru daging sapi dan kerbau. Maka dari itu, Agus memperbanyak stok ketersediaan daging ayam ras.
“Stok ketersediaan daging ayam ras selama bulan Ramadan ini sebanyak 20.470 ton. Sedangkan daging sapi dan kerbau sebanyak 8.623 ton,” katanya, kemarin.
Angka itu, lanjut Agus, sudah masuk kategori aman, karena kebutuhan daging sapi dan kerbau di Provinsi Banten pada bulan Maret ini berdasarkan perhitungannya mencapai 4.770 ton. Sedangkan untuk daging ayam ras mencapai 17.000 ton. “Sehingga stok ketersediaan kita masih surplus atau lebih,” pungkasnya.
Terkait dengan kebutuhan beras di bulan Maret ini, Agus mengklaim ada sekitar 45.287 hektar sawah yang memasuki panen raya pada bulan Maret ini, dimana dari jumlah itu akan menghasilkan padi sebanyak 263.705 ton Gabah Kering Giling (GKG).
“Atau dapat memproduksi beras sekitar 166.741 ton beras, dimana untuk tingkat konsumsinya 119.677 ton. Sehingga dapat dikatakan surplus,” ungkap Agus.
Baca Juga: Belasan Tahun Banten Bebas Rabies, Distan Imbau Masyarakat Waspada Hewan Pembawa Virus
Selanjutnya, Agus M Tauchid menyampaikan, panen raya padi tersebut akan dimulai pada pekan ketiga bulan Maret dan berlanjut hingga Mei 2024. “Untuk Provinsi Banten di bulan Maret, April dan Mei produksi padi bisa berlebih,” katanya. (luthfi)
























