SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Pemerintah Pusat berencana akan mengambil alih pengelolaan terminal tipe C Kadubanen. Saat ini, pihak Kementerian Perhubungan sedang menjajakan komunikasi dengan Pemkab Pandeglang terkait rencana tersebut.
Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Banten pada Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Darat (Hubdat) Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Benny Nurdin Yusuf membenarkan pihaknya berencana bakal mengelola terminal Kadubanen dan menjadikannya terminal tipe A.
Untuk mengganti terminal yang bakal diambil alih pengelolaannya itu, Kemenhub menawarkan Terminal Tarogong agar pengelolaannya menjadi kewenangan Pemerintah Daerah.
Oleh karena itu, pihaknya mencoba menyampaikan hal itu kepada Bupati Irna Narulita selaku Kepala Daerah.
“Memang dulu Terminal Tipe A adanya di Labuan ya. Tetapi berdasarkan informasi sebenarnya Terminal Kadubanen menjadi pusat terminal di Kabupaten Pandeglang atau sebagai terminal tipe A, jadi bukan di Tarogong,” kata Benny, Rabu (20/3/2024).
Benny mengatakan, awalnya Terminal Kadubanen itu menjadi pusat angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP), antarkota dalam provinsi (AKDP), dan angkutan perdesaan. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, yang dijadikan sebagai terminal tipe A malah di Tarogong bukan di Kadubanen.
“Kalau melihat dari sejarah, memang terminal Kadubanen yang menjadi terminal tipe A. Akan tetapi, seiring berjalan waktu, ketika saya masuk menjadi kepala BPTD Kelas II Banten. Terminal Tarogong di Labuan sudah ditetapkan menjadi Terminal Tipe A,” ujarnya.
Benny menerangkan, alasan Kemenhub berencana menjadi terminal Kadubanen sebagai terminal tipe A karena menjadi simpul pergerakan penumpang dengan kendaraan umum dan menjadi pusat pergerakan berbagai bidang melalui terminal.
“Terminal Kadubanen ini akan menjadi suatu peradaban baru terminal modern, pusat kegiatan ekonomi, pusat pendidikan, pusat kegiatan sosial, pusat kegiatan budaya. Makanya nanti pembangunan terminal Kadubanen memiliki konsep yang sudah modern. Jadi semua berbagai kegiatan ada di dalam,” pungkasnya.
Benny mengatakan, hasil komunikasi yang dilakukan dengan Pemkab Pandeglang beberapa waktu lalu mendapatkan respons positif. Bahkan, kata dia, pihak Pemkab Pandeglang sudah berencana agar terminal Kadubanen menjadi terminal tipe A.
“Alhamdulillah pertemuan yang kedua dengan Ibu Bupati sudah mendapatkan kesepakatan bahwa terminal Kadubanen akan menjadi tipe A, kita juga akan proses ke tahap selanjutnya,” tuturnya.
Benny mengatakan, sebagai gantinya, pihak Kemenhub menawarkan terminal Tarogong menjadi tipe C atau pengelolaannya ada di Pemerintah Daerah. Oleh karena itu, Pemkab diharapkan bisa segera melayangkan surat kepada Ditjen Hubdar terkait hal itu.
“Setelah disampaikan dan itu akan kita proses, selanjutnya nanti masing-masing akan bekerja sesuai porsinya. Kalau seumpama nanti pemerintah daerah juga mau menyerahkan kepada provinsi. Ya kalau ini kan terkait kewenangan kan begitu,” pungkasnya.
Bupati Irna Narulita mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Kemenhub mengenai rencana penukaran pengelolaan terminal tersebut. Sebelumnya, terminal Tarogong juga merupakan milik Pemkab Pandeglang tetapi kemudian dihibahkan.
“Kemenhub mengusulkan apakah bisa terminal tipe A di tarogong pindah ke terminal tipe C di Kadubanen. Sebetulnya terminal Tarogong juga dulunya hibah dari Pemkab Pandeglang karena mau dikelola oleh Pemerintah Pusat,” ujar Irna.
Irna menyambut baik, rencana tersebut karena dinilai bisa mendatangkan banyak manfaat bagi masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan DPRD Pandeglang terkait rencana pengelolaan kedua terminal tersebut.
“Alasan dilakukannya tukar itu, karena agar lebih representatif dan lebih mudah pengelolaannya, mengapa tidak kita lakukan penukaran. Nanti saya koordinasikan dengan pimpinan, dan anggota DPRD Pandeglang. Karena efek dominonya akan bagus sekali terhadap bisnis, pusat perekonomian baru, dan lainnya,” imbuhnya. (adib)