SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Perayaan Lebaran 1445 Hijriah membawa berkah bagi para penjual ikan di kawasan wisata kuliner Teluk Batako, Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang. Buktinya, satu pedagang bisa mendapatkan omzet antara Rp1 juta hingga Rp 2 juta dalam satu hari.
Pedro salah seorang pedagang ikan Teluk Batako mengatakan, satu hari setelah Lebaran 2024 banyak masyarakat dari dan luar Pandeglang yang datang ke kawasan wisata kuliner. Kebanyakan dari mereka sengaja datang hanya untuk berlibur dan menikmati hidangan ikan segar di kawasan itu.
“Banyak yang datang, biasanya dalam sehari hanya bisa menjual 10 sampai 30 kilogram, setelah lebaran bisa sampai 50 kilogram per hari. Omzet juga naik bisa sampai Rp 2 juta dalam satu hari,” katanya, Sabtu (13/4/2024).
Pedro mengatakan, meski harga ikan di kawasan Teluk Batako mengalami kenaikan, hal itu tidak terlalu memberikan dampak terhadap kedatangan masyarakat. Oleh karena, selama libur Lebaran masih banyak warga yang datang dan menikmati ikan di kawasan tersebut.
“Walaupun harga ikan naik, tetapi masih banyak yang beli. Bahkan dibandingkan hari biasa, pada saat libur Lebaran ini malah yang membeli ikan jauh lebih banyak,” katanya.
Amir pedagang lainnya mengatakan hal senada. Meski harga ikan mengalami kenaikan, namun masih banyak dibeli masyarakat. Rata-rata kenaikan ikan, lanjutnya, antara sepuluh sampai 15 persen.
Baca Juga: Dapat Remisi, 2 Napi di Kabupaten Lebak Langsung Bebas
“Kaya ikan kakap merah yang bisa kita jual Rp95.000 naik menjadi Rp100.000, ikan kue yang biasanya kita jual Rp85.000 naik menjadi Rp 90.000, cumi biasanya Rp 60.000 kita jual Rp 70.000,” katanya.
Amir mengatakan, salah satu penyebab naiknya harga ikan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Labuan karena sejak beberapa hari lalu para nelayan tidak pergi melaut untuk menangkap ikan.
“Iya banyak nelayan yang belum melaut karena libur Lebaran. Beberapa hari lagi paling para nelayan bisa kembali melaut untuk nyari ikan. Saya nyetok ikan hampir 7 kuintal semua jenis, yang sudah terjual baru 4 kuintalan, jadi stok untuk empat hari kedepan masih aman,” katanya.(adib)
























