SATELITNEWS.COM, SERANG – Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang, mencatat kunjungan wisatawan selama libur lebaran terhitung sejak 10 sampai 14 April, ke Desa Wisata mencapai 14.239 orang. Jumlah kunjungan wisatawan tersebut, tersebar di 7 Desa Wisata.
Kepala Bidang Peningkatan Daya Tarik Pariwisata Disporapar Kabupaten Serang, Dito Candra Wirastyo mengatakan, jika dibanding libur lebaran tahun lalu, kunjungan wisatawan ke desa wisata pada tahun. Ini memang mengalami peningkatan.
Kata Dito, berdasarkan data yang dimilikinya, terhitung sejak 10 April sampai dengan 14 April 2024 kunjungan wisatawan ke desa wisata yang ada di Kabupaten Serang mencapai 14.329 orang, antara lain Desa Wisata Kacida Cibuntu Padarincang sebanyak 330 orang wisatawan.
Kemudian, Desa Wisata Kubang Baros 100 orang, Curug Goong 175 orang, Pulau Tunda 265 orang, Tirtayasa 2.369 orang, Sukabares nyimas Carik 4.500 orang dan Tambang Ayam (Sambola) 6.500 orang.
“Kenapa ada peningkatan? Karena dalam hal ini Pokdarwis dan Kepala desa dengan perangkat desanya sudah merubah mindsetnya, terutama untuk desa wisata penyangga Anyer,” kata Dito, Kamis (18/4/2024).
Selain itu, menurut Dito pihaknya juga gencar melakukan promosi di media sosial (Medsos) terkait dengan keberadaan desa wisata.
Baca Juga: Beredar ‘Iuran Alumni’ di Wisuda Faletehan, IKAFA Klarifikasi
Dito menuturkan, dari pantauan di lapangan rata rata wisatawan yang berkunjung ke desa wisata berasal dari Serang dan beberapa dari wilayah Lebak, Pandeglang dan Tangerang.
Namun demikian, kata Dito meskipun kunjungan wisatawan di desa wisata ada peningkatan, dari sisi jumlah cukup jauh jika dibanding objek wisata Anyer – Cinangka.
“Kalau melihat kuantitas wisata pantai paling banyak, karena memang tradisi masyarakat lebaran itu berwisata ke pantai. Tetapi sebelumnya kita sudah sosialisasikan kepada masyarakat bahwa opsi selain berlibur ke pantai bisa datang ke desa wisata,” tuturnya.
Terkait dengan target kunjungan wisatawan ke Desa Wisata, Dito mengaku pada tahun 2024 ini pihaknya belum memasang target. Kedepan pihaknya pun akan mencoba merumuskan target tersebut. (sidik)
























