SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Adanya bayi penderita perut buncit (pembengkakan perut), direspons cepat pihak Puskesmas Sumur, Kabupaten Pandeglang. Instansi itu mengaku, sejak dalam kandungan ibunya sudah melakukan penanganan.
Kepala Puskesmas Sumur Ahmad Junaedi mengaku, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan dan penanganan kesehatan sejak dalam kandungan ibunya.
Akan tetapi, karena beberapa hal, pihak terkait meminta agar penanganan kesehatan hanya dilakukan di kediamannya.
“Kita sudah tangani sejak dalam kandungan ibunya, cuma memang karena beberapa hal dan menjaga nama baik, pengobatan hanya bisa dilakukan di kediamannya,” kata Junaedi, Selasa (23/4/2024).
Junaedi mengatakan, selain dari Puskesmas, pihaknya juga sudah mengajak seorang ahli dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Dalam pemeriksaan itu, kedua orang tua dan kandungannya diperiksa.
“Jadi kita sudah melakukan penanganan. Cuma ada beberapa hal, yang tidak bisa kami sampaikan kepada publik terkait persoalan itu. Akan tetapi, sejak awal kami sudah melakukan pemeriksaan kesehatan,” tambahnya.
Baca Juga: Erupsi GAK Terus Meningkat, Sekolah di Pandeglang Berlakukan BDR
Sebelumnya diberitakan, Muhammad Fahru Rozi (1,5) asal Kampung Sumur Adem, Desa Sumberjaya, Kecamatan Sumur, membutuhkan perhatian.
Anak ke lima dari pasangan almarhum Budi Hamjah dan Enjun Junaeti ini hanya bisa berbaring ditempat tidurnya karena mengidap penyakit pembengkakan pada bagian perut. (adib)
























