SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Empat pemuda-pemudi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil mewakili Provinsi Banten dalam program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) ke Jepang dan Pertukaran Pemuda Antara Provinsi (PPAP) ke Jambi dan Kalimantan Utara tahun 2024.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Tangsel sangat mengapresiasi atas prestasi yang didapat oleh para putra-putri asal kota berjuluk Anggrek ini.
“Alhamdulillah setelah 4 tahun kosong, tidak dapat juara, tahun ini Tangsel mendapatkannya untuk bersaing di tingkat nasional,” ujar Kepala Bidang Kepemudaan Dispora Tangsel, Deden Umaidi, Rabu (15/5/2024).
Deden menambahkan, keempat pelajar berprestasi tersebut, di antaranya Nadira Siti Nurfajrina dan Natasha Nayuki yang terpilih mengikuti seleksi PPAN. Serta Muhammad Sulthan Dhiya dan Salma Febriyanti yang terpilih mengikuti PPAP 2024.
Deden menjelaskan, dalam program PPAN dan PPAP, Provinsi Banten sendiri akan mengirimkan masing-masing 10 orang pemuda.
Deden menyampaikan rasa bangganya terhadap para pemuda yang telah berjuang mengikuti program bergengsi ini, karena mereka telah melalui berbagai tahapan seleksi yang sangat ketat mulai dari seleksi di Kota/Kabupaten asal masing-masing.
Baca Juga: Curi Motor di Bengkel, Pemuda Dihajar Warga Ciputat Timur
Adapun tahapan seleksi di Kota Tangerang Selatan yang telah dilalui yakni mulai dari sosialisasi melalui media masa cetak dan elektronik, kantor pelayanan publik, mall, tempat keramaian anak muda, dan juga tempat-tempat nonton di mall.
Selanjutnya, para pemuda yang mengirimkan berkas untuk mengikuti kedua program ini melakukan registrasi ulang. Setelah registrasi ulang, pihak penyelenggara atau panitia seleksi memilih 10 orang pemuda saja untuk mengikuti tahap selanjutnya.
“Setelah itu diseleksi kembali, pantuhir dan pembekalan untuk menentukan, untuk dikirim ke provinsi, ada 5 orang untuk PPAN, 5 orang untuk PPAP, target dan harapannya kemudian sebagai agen perubahan yang membawa nilai-nilai positif, semangat kebersamaan, dan semangat gotong royong ke mana pun,” jelasnya.
Deden pun berpesan kepada para pemuda terpilih agar dapat menikmati serta memanfaatkan progam ini sebaik mungkin untuk belajar hal-hal baru di daerah atau negara yang dikunjungi. Diharapkan apapun hal positif yang dapat dipelajari dari daerah itu nantinya bisa diterapkan, diimplementasikan, maupun disebarluaskan kepada pemuda lainnya di tanah air.
“Gunakanlah kesempatan ini untuk membangun jejaring, bertukar pengalaman, dan memperkaya diri dengan pengetahuan baru, yang lolos bersama-sama dari kampus karena kesempatan ini berpatokan dengan umur yang sudah ditentukan Kemenpora melalui Dispora Banten,” kata dia. (eko)
























