SATELITNEWS.COM, SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, menjajaki kerjasama pembuangan sampah dengan Kabupaten Pandeglang. Karena kondisi sampah di Kabupaten Serang, sudah sangat memprihatinkan, akibat banyak penolakan pembuatan Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA).
Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang, Tb Baenurzaman mengatakan, komunikasi telah dilakukan oleh Pemkab Serang terhadap Pemkab Pandeglang, sejak satu bulan lalu.
“Kita minta MoU dengan Pemerintah Pandeglang. Karena kemarin, katanya Tangsel juga minta (Kerjasama) ke situ. Jadi kata saya, kita jangan kalah dong sama Tangsel, kita cepat dong kesana, komunikasi yang intens,” kata Tb Baenurzaman, Kamis (6/6/2024).
Pria yang akrab disapa Beben ini menuturkan, selama ini Pemkab Serang kesulitan membuang sampah. Sebab mendapat penolakan, seperti dari Kota Serang, Kota Cilegon dan Kabupaten Lebak.
Beben pun berharap, kerjasama pembuangan sampah dengan Kabupaten Pandeglang dapat segera berjalan. Apalagi, Kabupaten Pandeglang mempunyai tempat pembuangan sampah cukup besar seperti Cilowong, Kota Serang.
“Untuk kompensasi kita siap, karena ada hitung – hitungannya untuk setiap tonase sampah yang dibuang seperti, saat membuang sampah ke Kota Cilegon. Sambil kita menunggu, pembangunan tempat sampah di Mancak,” tuturnya.
Baca Juga: Tahun 2027, Pemkab Serang Gelar Pilkades Serentak di 191 Desa
Terkait dengan progres pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) di Kecamatan Mancak, Politis Partai Golkar ini mengungkapkan, Pemkab Serang saat ini masih berupaya melakukan proses pembebasan lahan.
“Jadi terkait TPSA di Mancak, memang ada sedikit kendala, ada pro dan kontra. Tapi sekarang Pemda sudah melakukan pengukuran lahan, kebutuhan kita 5 sampai 6 hektar, selain itu kita juga melakukan proses penghitungan,” ujarnya. (sidik)























