SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Guna mengantisipasi peristiwa kebakaran di kawasan industri atau perusahaan, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang melakukan simulasi penanganan kebakaran.
Tujuannya, selain memberikan pemahaman mengantisipasi kebakaran di kawasan industri, juga sebagai upaya meningkatkan kapasitas para karyawan industri, dalam menghadapi peristiwa tersebut.
Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBDPK Kabupaten Pandeglang, Endan Permana mengatakan, peristiwa kebakaran tidak bisa diprediksi kapan terjadi. Akan tetapi, bisa diantisipasi dengan cara menghilangkan semua potensi penyebab kebakaran.
“Kita antisipasi, apa saja yang bisa menyebabkan kebakaran. Misal, karena korsleting listrik, ya kita harus rajin melakukan pemeriksaan kondisi kabel di perusahaan. Kalau ada yang mengkhawatirkan, segera tangani agar tidak terjadi kebakaran,” kata Endan, Jumat (21/6/2024).
Endan mengatakan, pihaknya sedang melakukan kerja sama penanganan dan mengantisipasi kebakaran di perusahaan di Pandeglang. Kegiatan itu harus dilakukan, guna mencegah adanya korban jiwa dan kerugian materil akibat kebakaran tersebut.
“Kita berikan pemahaman kepada para karyawan, bagaimana cara mencegah kebakaran. Kalau pun sudah terjadi kebakaran, para karyawan ini mengerti apa saja yang harus dan tidak harus dilakukan pada saat kebakaran terjadi,” tambahnya.
Baca Juga: Krisis Air Bersih Mulai Melanda, KSB Banten Sebut 3 Kabupaten Terdampak Paling Besar
Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang, Rian Sutansyah mengatakan, pihaknya selalu berupaya untuk mengatasi dan mencegah terjadinya kebakaran di Pandeglang.
“Sejauh ini, cara paling efektif mencegah kebakaran ya dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat, karyawan, dan lainnya, melalui kegiatan sosialisasi. Dengan begitu, diharapkan bisa menekan jumlah kebakaran di Pandeglang,” imbuhnya. (adib)
























