SATELITNEWS.ID, TIGARAKSA—Pengendara sepeda motor bernama Rohimah (31) dan anaknya Andini Dwi Aripin (9), mengalami kecelakan tunggal, saat mencoba menghindari jalan berlubang di Jalan Raya Tigaraksa-Citeras, Kampung Katomas, Kelurahan Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa, Minggu (28/6). Nahas, anak korban meninggal dunia akibat luka di kepala karena membentur batu. Sedangkan sang ibu hanya mengalami luka ringan.
Kasubnit Laka Lantas Polresta Tangerang, AIPTU Sofiyudin mengatakan, awal mulanya, Rohimah berboncengan dengan anaknya Andini, menggunakan sepeda motor Yamaha Soul, Nopol B-3029-BBW. Pengendara itu datang dari arah bunderan Bugel menuju Tigaraksa.
Kata Sofiudin, sesampainya di Jembatan Ciranjien, Jalan Raya Tigaraksa-Citeras, Kampung Katomas, Kelurahan Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa, korban mencoba mengindari lubang, sehingga hilang kendali dan terjatuh.
“Awalnya Rohima dan anaknya datang dari arah Bugel menuju Tigaraksa. Saat di TKP, korban oleng, hilang kendali karena menghindari jalan berlubang,” kata Sofiudin kepada Satelit News, Minggu (28/6).
Menurut Sofiudin, motor korban jatuh ke kiri. Sementara korban bersama anaknya jatuh ke arah kanan dan membentur mobil dinas Polisi dengan nopol.D- 10-20 XXIII. Kata dia, Rohimah hanya mengalami luka ringan. Sementaranya Andini meninggal dunia karena kepalanya membentur batu.
“Rohima hanya mengalami luka ringan, sementara anaknya meninggal dunia. Saat ini sudah di bawa ke RS Ciputra Citra Raya,” jelasnya.
Baca Juga: Polisi Update Kasus Kekerasan Seksual di Cipondoh, Ivan Masih Diburu
Menurut Sofiudin, kondisi jalan tersebut sangat tidak bagus, sehingga sangat membahayakan para pengendara. Pasalnya, lubang-lubang di Jalan Raya Tigaraksa-Citeras cukup besar dan dalam. “Jalan disana memang rusak parah. Lubangnya benar-benar dalam,” pungkasnya. (alfian/aditya)
























