SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Sebanyak 22 siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 8 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terjangkit penyakit cacar air. Imbasnya, proses pembelajaran tatap muka di lingkungan sekolah dihentikan untuk sementara waktu.
Kabar tersebut pun dibenarkan oleh Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Tangsel, Tabrani saat dijumpai di Puspemkot Tangsel, Senin (21/10). Dia mengonfirmasi, jumlah siswa yang terjangkit cacar air berjumlah 22 anak.
“Berdasarkan konfirmasi saya ke Kadinkes itu sebenarnya hanya ada 22 orang,” papar Tabrani.
Puluhan siswa tersebut pun, kini sudah dilakukan pemantauan oleh Dinas Kesehatan Tangsel.
“Melalui Puskesmas, dan itu sudah mulai penanganan bahkan antisipasi agar itu juga tidak terjadi penularan. Yang lainnya itu lebih kepada penyakit ISPA, gatal, yang mungkin menurut Kadinkes itu disebabkan karena pola kebiasaan dalam menjalani kehidupan,” jelas Tabrani.
Tabrani mengatakan bahwa guna mencegah terjadinya penularan, kini sekolah telah menerapkan sistem pendidikan jarak jauh (PJJ).
“Untuk tidak terjadi penularan. Kita pantau seminggu ke depan kalau sudah dipandang selesai maka PJJ-nya akan kita kembalikkan masuk sebagaimana biasanya. PJJ sejak kemarin setelah kasus ditemukan,” terang Tabrani.
Sementara di sisi lain, kata Tabrani, pihaknya juga tengah melakukan penelusuran guna mengungkap asal usul penularan penyakit tersebut.
“Ya nanti itu sedang dilakukan penelitian oleh Dinas Kesehatan mungkin nanti hasilnya akan dilaporkan,” pungkasnya. (bnn/gatot)
© 2024 Satelit News - All Rights Reserved.
Diskusi tentang ini post