SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Pertemuan Inter Milan vs Juventus tak hanya memperebutkan angka. Tapi juga panggung duel antara Thuram bersaudara.
Duel Derby d’Italia pada pekan ke-9 Serie A 2024/2025 ini akan berlangsung di Giuseppe Meazza, Senin (28/10) dini hari nanti. Di kubu Inter, ada Marcus Thuram. Di kubu Juventus, ada Khephren Thuram. Kedua kakak beradik ini akan saling bentrok guna membela timnya masing-masing.
Inter dan Juventus cuma berjarak satu poin di klasemen. Inter punya 17 poin, sedangkan Juventus 16 poin. Inter lima kali menang, dua kali imbang, sekali kalah, mencetak 17 gol, dan kebobolan sembilan.
Sementara, Juventus empat kali menang, empat kali imbang, belum terkalahkan, mencetak 11 gol, dan baru sekali kebobolan.
Pekan sebelumnya, Inter dan Juventus sama-sama menang dengan skor 1-0 atas dua tim ibu kota. Inter menang tandang lawan AS Roma melalui gol tunggal sang kapten Lautaro Martinez. Sedangkan Juventus menang menjamu Lazio berkat gol bunuh diri Mario Gila.
Sesudah itu, Inter dan Juventus meraih hasil yang berbeda di ajang Liga Champions. Inter menang dramatis atas tuan rumah Young Boys 1-0 lewat gol injury time Marcus Thuram. Sedangkan Juventus dipecundangi Stuttgart 0-1 di Turin. Oleh wakil Jerman tersebut, Juventus dipaksa menelan kekalahan pertama mereka musim ini.
Rentetan hasil ini membuat kekuatan Juventus asuhan Thiago Motta semakin dipertanyakan saat tandang ke markas Inter. Khususnya dalam urusan mencetak gol yang telah menghantui si Nyonya Tua sejak awal musim.
Selain Dusan Vlahovic yang telah mengoleksi 7 gol, hanya ada satu pemain yaitu Francisco Conciecao yang telah mencetak dua gol. Sedangkan pencetak gol lainnya ada tujuh pemain dan masing-masing masih di angka 1 gol.
Karena itu, Thiago Motta membutuhkan pemain lainnya selain Dusan Vlahovic yang mampu menjadi mesin gol.
Thiago Motta telah mencoba sejumlah pemain seperti Nico Gonzalez, Timothy Weah, atau Kenan Yildiz di 9 pertandingan. Namun dari semua percobaan tersebut tidak ada yang membuatnya yakin, setidaknya dari sisi hasil yang diraih.
Kini, timnya akan menghadapi Inter Milan di Stadion San Siro, laga yang juga menjadi tes untuk Dusan Vlahovic.
Namun, menurut catatan beberapa tahun terakhir, stadion tersebut sepertinya menjadi tempat yang tabu bagi Dusan Vlahovic dalam urusan mencetak gol. Sebab, dari total 8 pertandingan dengan 567 menit bermain saat menghadapi Inter Milan maupun AC Milan disana, Dusan Vlahovic, selalu mengakhiri laga tanpa mampu mencetak gol.
Karena itu, duel nanti bakal menjadi kesempatan lain bagi Dusan Vlahovic untuk mengakhiri kebuntuannya mencetak gol di Stadion Giuseppe Meazza.
Laga ini merupakan pertandingan tandang pertama di mana Juventus menghadapi tim besar di musim ini.
Sebelumnya, sepanjang musim ini dan menghadapi tim-tim kuat, Juventus selalu bermain di kandang, yaitu menghadapi AS Roma, Napoli dan Lazio.
Juventus tidak kemasukan gol dari semua laga tersebut tapi juga tidak mampu mencetak gol, termasuk jika menempatkan gol ke gawang Lazio sebagai gol bunuh diri lawan.
Kini, Thiago Motta sangat berharap kepada Dusan Vlahovic di lini depan. Dan bagi sang pemain, juga memiliki misi untuk mengakhiri “tabu” di Giuseppe Meazza atau San Siro. (rmg)