SATELITNEWS.COM, SERANG – Sayembara desain masjid Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Serang, telah selesai dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang. Pemenang sayembara tersebut, berasal dari Jakarta dengan memperoleh hadiah senilai Rp130 juta.
Sedangkan juara dua, berasal dari Semarang dan Banyuwangi. Penyerahan hadiah secara simbolis, dilakukan di Pendopo Bupati Serang, Rabu (30/10/2024) sore.
Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah mengatakan, dalam acara sayembara ini yang ikut menjadi peserta cukup banyak ada sebanyak 176. Banyaknya peserta yang mengikuti sayembara desain masjid ini menjadi keinginan pihaknya, supaya banyak pilihan desain.
Namun dari jumlah peserta yang mengikuti sayembara tersebut, diambil juara dua sebanyak dua orang dan juara satu ada satu orang.
“Dalam sayembara, sebetulnya ada tiga besar masuk kategori ini. Tapi ketika penilaian di tim juri, ternyata ada dua peserta yang draw nilainya, jadi juara duanya dua orang dan juara satu, tidak ada juara tiga,” kata Tatu, Kamis (31/10/2024).
Tatu menuturkan, dalam pelaksanaan sayembara desain pembangunan masjid Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Serang ini didampingi oleh juri juri yang profesional di bidangnya.
Baca Juga: Gelapkan Motor, Warga Jakarta Diringkus Satreskrim Polres Serang
“Jadi InsyaAllah, yang terbaik. Karena kami ingin punya masjid dari sisi desain bagus, dan sisi fungsi sebagai masjid tidak salah,” tuturnya.
Tatu pun memastikan, para pemenang sayembara ini nantinya akan dilibatkan pada saat proses pembangunan. Karena detail bangunan yang akan dibangun, tentunya mereka yang lebih tahu. Sehingga, ketika masjid itu dibangun tidak salah.
Sementara, Dewan Juri Sayembara Desain Masjid Puspemkab Serang, Ar. Fauzan Noe’man menambahkan, melalui sayembara ini Kabupaten Serang sudah mempunyai ikon masjid. Mudah mudahan, ini menjadi acuan bagaimana bentuk masjid yang baik.
“Insya Allah, desainnya original dan betul betul hasil daya pikir teman teman arsitek. Bentuk bentuknya kita juga meminta ada ornamen Serang atau unsur lokalnya ada,” ujarnya. (sidik)
























