Minggu, 17 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Headline

5.585 KK Kebanjiran di Kabupaten Tangerang

Oleh Fajar Aditya
Rabu, 29 Jan 2025 20:12 WIB
Rubrik Headline, Kabupaten Tangerang, Metro Tangerang
5.585 KK Kebanjiran di Kabupaten Tangerang

Petugas BPBD Kabupaten Tangerang, bersama masyarakat dan Kepolisian Sektor Pakuhaji terlibat sedang memantau wilayah pemukiman warga di Kampung Gaga, Desa Gaga, Kecamatan Pakuhaji yang terendam banjir akibat curah hujan yang tinggi, Rabu (29/1). (ALFIAN HERIANTO/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat, sebanyak 5.585 KK yang berada di 8 kecamatan terendam banjir dengan ketinggian dari 30 cm hingga 1,5 meter, Rabu (29/1). Diduga, penyebab banjir dikarenakan hujan deras, saluran air tidak berfungsi, dan meluapnya Kali Prancis Kosambi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Ligistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Agun Guntara mengatakan, bahwa ada 5.585 KK yang terdampak banjir yang terdiri dari 8 kecamatan di Kabupaten Tangerang. Diantaranya, Kecamatan Kosambi (2.500KK), Pakuhaji (800 KK), Sepatan (340 KK) Sepatan Timur (205 KK), Rajeg (795 KK), Pasar Kemis (440 KK), Mauk (175 KK), Gunung Kaler (330 KK).

“Yang paling banyak, diwilayah Kecamatan Kosambi, mencapai 2.500 KK. Lalu, disusul Pakuhaji 800 KK, Rajeg 795 KK, Pasar Kemis 440 KK, Sepatan 340 KK, Gunung Kaler 330 KK, Sepatan Timur 205 KK, dan Mauk 175 KK,” kata Agun Guntara kepada Satelit News, Rabu (29/1).

Lanjut Agun, selain pemukiman warga ada dua fasilitas umum yang terdampak banjir. Diantaranya SDN 2 Kedung, Desa Kedung Dalem, Kecamatan Gunung Kaler, dan SMPN 1 Gunung Kaler. Selain itu, ada area persawahan seluas 20 hektare yang rusak terendam banjir.

“Selain rumah, terdapat sekolah dan area pertanian juga yang menjadi korban banjir,” katanya.

Menurut Agun, air yang merendam 5.555 KK diwilayah 8 kecamatan tersebut memiliki ketinggian yang sangat beragam. Mulai dari 30 cm, hingga 1,5 meter, dan yang paling terparah berada diwilayah Kecamatan Rajeg dan Pasar Kemis tepatnya di Perumahan Royal Rajeg Residence, Perum Nuansa Mekar Sari 1, Gelam Jaya, dan Villa Tomang Baru yang ketinggian airnya mencapai 1,5 meter.

BeritaTerbaru

Taman Safari Bogor. (ISTIMEWA)

Dijamin Seru! Ayo Kunjungi Playnimal Safari di Ciputra Mall Cikupa Tangerang

Jumat, 15 Mei 2026 16:43 WIB
Peredaran rokok ilegal di sejumlah wilayah Kota Tangerang, masih marak dan mudah ditemukan. (ISTIMEWA)

Rokok Ilegal Masih Dijual Bebas di Kota Tangerang, Polisi Tunggu Koordinasi Bea Cukai

Jumat, 15 Mei 2026 13:57 WIB
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, menggendong bayi yang namanya sama. (ISTIMEWA)

Bupati Tangerang Kunjungi Bayi Bernama Moch. Maesyal Rasyid di Sepatan

Jumat, 15 Mei 2026 12:55 WIB
PELETAKAN BATU PERTAMA - Bupati Tangerang Moch. Maesal Rasyid melakukan peletakan batu pertama renovasi dan pembangunan Masjid At-Ta’awun, yang berlokasi di Perumahan Green Savana, RW 05, Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Jumat (15/5/2026). (ISTIMEWA)

Bupati Tangerang Tekankan Masjid Sebagai Pusat Pembinaan Umat dan Penguatan Nilai Sosial

Jumat, 15 Mei 2026 12:49 WIB

“Ketinggian air yang paling parah ada di Rajeg dan Pasar Kemis. Tepatnya, di Vila Tomang dan Gelam Jaya mencapai 1,2 meter dan untuk di Perumahan Royal dan Nuansa Mekar Sari mencapai 1,5 meter,” tukasnya.

Agun juga mengatakan, untuk penyebab banjir yang melanda 5.585 KK di Kabupaten Tangerang terdiri dari beberapa hal. Diantaranya, curah hujan tinggi, air Sungai meluap, Turab Jebol, dan saluran air atau got tersumbat.

Seperti diwilayah Kecamatan Kosambi Air Sungai Kali Prancis melaup, lalu di Gunung Kaler Air Sungai Situ Garugak juga meluap. Sementara, di wilayah Kecamatan Rajeg turab sungai dibelakang Perumahan Royal Rajeg dan Nuansa Mekar Sari jebol.

“Sementara untuk wilayah lainnya dikarenakan curah hujan tinggi, dan saluran air yang kecil atau tersumbat. Sehingga, air tidak mengalir dengan normal dna menyebabkan genangan dipemukiman warga,” kata Agun.

Saat disinggung terkait penyediaan pengungsian. Bahwa pihaknya belum mendapat intruksi untuk menyediakan pengungsian, sehingga beberapa masyarakat yang terdampak saat ini mengungsi di rumah-rumah saudara dan tempat ibadah seperti Musholla serta Masjid.

“Kita belum, ada intruksi membuat tenda pengungsian. Tetapi, sebagian masyarakat sudah mengungsi ke rumah saudara dan tempat ibadah seperti Musala serta Masjid,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat menambahkan, saat ini BPBD saat ini sedang berproses penyaluran logistik kepada korban banjir. Adapun, logistik yang diberikan kepada masyarakat yang terdampak banjir diantaranya, mie instan, beras, minyak goreng, susu, dan sarden. Selain, itu bantuan obat-obatan juga sedang didistribusikan.

“Logistik dan obat-obatan sedang proses pendistribusian. Saat ini yang sudah didistribusikan adalah wilayah Pasar Kemis, Pakuhaji, Rajeg, dan Sepatan,” katanya.

Ujat berharap, bencana alam banjir yang melanda Kabupaten Tangerang bisa segera surut dan masyarakat bisa kembali menjalani aktivitasnya dengan normal. Dia juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu hati-hati dimusim penghujan ini.

“Semoga banjir bisa segera surut, dan masyarakat untuk selalu hati-hati. Dimusim penghujan seperti ini, bencana alam sangat rawan terjadi,” pungkasnya. (alfian)

Tags: banjirkabupaten tangerang
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Misa Kenaikan Yesus di Paroki Tangerang Berlangsung Khidmat, Umat Diajak Rawat Alam
Kota Tangerang

Misa Kenaikan Yesus di Paroki Tangerang Berlangsung Khidmat, Umat Diajak Rawat Alam Ciptaan

Kamis, 14 Mei 2026 20:13 WIB
IMG-20260514-WA0003
Edukasi

Pelajar SMPN 6 Kota Tangerang Muhamad Ridwan Maulana Terpilih Jadi Duta Pramuka Indonesia 2026

Kamis, 14 Mei 2026 17:38 WIB
IMG_20260514_161141
Headline

Motor Raib Saat Ibadah, Jemaat Kehilangan Kendaraan di Parkiran GKAI Ciputat

Kamis, 14 Mei 2026 17:34 WIB
Pemkot Tangsel Kantongi Pajak Daerah Rp1,012 Triliun, PBB Jadi Penyumbang Terbesar
Kota Tangsel

Pemkot Tangsel Kantongi Pajak Daerah Rp1,012 Triliun, PBB Jadi Penyumbang Terbesar

Kamis, 14 Mei 2026 12:23 WIB
Bendungan Polor Hambat Debit Air, DPUPR Kota Tangerang Dukung Rencana Evaluasi
Kota Tangerang

Bendungan Polor Hambat Debit Air, DPUPR Kota Tangerang Dukung Rencana Evaluasi

Kamis, 14 Mei 2026 12:13 WIB
Truk Tambang Disorot, Polda Banten Gelar Rakor Pengendalian Jam Operasional di Cilegon
Banten Region

Truk Tambang Disorot, Polda Banten Gelar Rakor Pengendalian Jam Operasional di Cilegon

Kamis, 14 Mei 2026 12:11 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Ironi PPPK Paruh Waktu Lebak, Usai Dilantik Penghasilan Justru Berkurang

Ironi PPPK Paruh Waktu Lebak, Usai Dilantik Penghasilan Justru Berkurang

Senin, 11 Mei 2026 19:21 WIB
Rumah Sehat Wahana, Bukti Komitmen WAG Beri Pelayanan Kesehatan Berkualitas

Rumah Sehat Wahana, Bukti Komitmen WAG Beri Pelayanan Kesehatan Berkualitas

Selasa, 12 Mei 2026 18:42 WIB
KECELAKAAN LALU LINTAS - Peristiwa laka lantas maut, kembali terjadi di Jalan Raya Labuan - Panimbang, tepatnya di Kampung Sinar Mulya, RT 002 RW 003, Desa Tegal Papak, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (9/5/2026) sekira pukul 15.30 WIB. (ISTIMEWA)

Laka Lantas Maut di Jalan Raya Labuan-Panimbang Pandeglang, Ibu dan Anak Tewas Di TKP

Minggu, 10 Mei 2026 14:11 WIB
IMG_20260513_164119

Tangcity Mall Hadirkan “Hobbyland Olympics 2026”, Wadah Kreativitas dan Kompetisi Pelajar

Rabu, 13 Mei 2026 16:44 WIB
Tahun Ini Pemkab Serang akan Terima Setoran Rp5,7 M Lebih dari PT KTI

Tahun Ini Pemkab Serang akan Terima Setoran Rp5,7 M Lebih dari PT KTI

Kamis, 14 Mei 2026 11:16 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.