SATELITNEWS.COM, TANGSEL-Aksi nekat pengendara motor yang melawan arah di Jalan Jalan H Juanda, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diklaim bakal mendapatkan tindakan tegas dari pihak kepolisian.
Upaya penertiban para pelanggar itu dilakukan dengan menerapkan ETLE mobile tanpa harus melakukan tilang secara manual. Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq.
“Sudahh kami infokan ke Satlantas untuk ETLE mobile. Karena kalau tilang manual, polisi akan selalu dibenci dan pasti akan ada bargaining atau main mata dengan oknum,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (19/2).
Bambang menegaskan bahwa saat ini kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas masih rendah. Sehingga, tidak menutup kemungkinan terjadi potensi tersebut. Menurutnya, perlu adanya kesadaran dari diri masing-masing agar terciptanya kondusifitas dalam berkendara.
“Lalu lintas itu butuh peran serta masyarakat bang, attitude berlalu lintas masyarakat masih minim dan kembali lagi masalah akhlak juga ya. Konsep pencegahan kami masifkan,” jelasnya.
Penerapan tilang elektronik ini diharapkan dapat meningkatkan disiplin pengendara dan mengurangi risiko kecelakaan akibat pelanggaran lalu lintas di wilayah Ciputat.
Sebagai informasi, upaya itu merupakan salah satu cara mengatasi pelanggar yang membandel melawan arah persis dekat pasar Ciputat. Setiap menitnya, bisa terhitung puluhan pengendara yang bergerombol memutarkan motornya pada tempat yang tidak seharusnya.
Pemandangan lumrah itu juga kerap terjadi setiap harinya. Selain membahayakan pengendara lain, tindakan ini sering kali menimbulkan kemacetan. Alasan mereka melakukan itu lantaran u-turn yang terlalu jauh.
Suryana (46), salah satu warga mengatakan bahwa itu sudah berlangsung cukup lama. Kata dia, pengendara motor tersebut tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan berjalan lawan arah selama beberapa ratus meter untuk memangkas waktu.
“Rata-rata yang lawan arah sepeda motor. Mereka itu dari Ciputat menuju legoso. Kalau ngikutin putaran mah jauh di depan Komplek UI dekat UIN Ciputat,” bebernya saat ditemui.
Pantauan di lokasi, puluhan pengendara berhenti di u-turn untuk menunggu arus lalu lintas lengang. Setelah dirasa cukup sepi, mereka secara langsung bersama-sama menyebrang melawan arah. (eko)