SATELITNEWS.COM, TANGSEL-Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan menyebut bakal membongkar bangunan kaoroke ilegal yang berdiri di lahan milik Pemkot. Pembongkaran paksa dilakukan apabila oknum tersebut tidak mengindahkan peringatan yang sudah diberikan.
“Harus tidak ada (aktivitas) sesuai arahan Wali Kota harus dikosongkan. Nanti kita kasih kesempatan kepada yang menggunakan untuk membongkar sendiri, kalau masih tidak kita kasih tenggat waktu untuk kita bongkar,” ujarnya, Kamis (20/3/2025).
“Tapi target mudah- mudahan kalau kekejar ini mau libur juga bisa dilakukan penutupan. Tapi arahan pak Wali Kota setelah lebaran harus clear area nanti kita tembok semuanya,” sambung Pilar.
Pilar menjelaskan, dasar penertiban tersebut sudah jelas bahwa aktivitas itu melanggar aturan. Selain tidak berizin, lahan yang berada di kawasan Jalan Ir Juanda, Keluarahan Ciputat, Kecamatan Ciputat ini tidak dizinkan untuk aktivitas apapun.
“Jadi memang sudah positif disalahgunakan tapi kita segera melakukan penindakan untuk penutupan nanti pengosongan lahan supaya lahan itu tidak digunakan lagi oleh pihak pihak yang tidak bertanggung jawab,” jelasnya.
Meski begitu, kata Pilar, pihaknya tetap melakukan prosedur sesuai dengan tahapan yang ada. Penindakan mulai dari peringatan untuk mengosongkan lahan pun tetap dilakukan.
Baca Juga: Tahun Depan, Pemkot Tangsel Tetap Anggarkan Gaji 6.000 Lebih PPPK
“Di bulan ini kita kan sudah melakukan tahapan, jadi kalau penindakan itu ada tahapannya dari Satpol PP. Peringatan untuk pengosongan lalu ada tahapannya, nah sekarang kita masih mengikuti tahapan itu. Jadi sembunyi-sembunyi, makanya kemarin kita ketauan ini harus tutup total,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, lahan yang diperuntukkan untuk membangun terminal disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggungjawab dengan mendirikan tempat karaoke dan menjual minuman keras serta praktik prostitusi.
Hal tersebut terbongkar setelah Pemkot Tangsel bersama Satpol PP, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pariwisata, serta TNI-Polri menggelar operasi gabungan di berbagai titik, pada Sabtu (8/3/2025) lalu. (eko)



















