SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Sejumlah titik banjir di Kota Tangerang akibat hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Jabodetabek pada Minggu (6/4/2025) berangsur surut. Namun, banjir di wilayah Candulan, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh masih tergolong parah dengan ketinggian mencapai 130 cm pada Senin (7/4/2025).
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S Rahman mengatakan, pasca hujan yang melanda wilayah Jabodetabek masih mengakibatkan banjir di Kampung Candulan.
Ketinggian air yang meredam di lokasi tersebut pun terbilang cukup parah yakni mencapai 130 cm. “Dari sejumlah titik banjir di Kota Tangerang, masih tersisa di Candulan. Ketinggian air mencapai 130 cm,” ungkapnya kepada SatelitNews.Com, Senin (7/4/2025).
Kata Andia, pihaknya pun saat ini masih bersiaga dan memonitoring di titik lokasi banjir. Adapun 30 personel yang dikerahkan dan 4 perahu karet guna membantu melakukan evakuasi warga terdampak.
Adapun beberapa warga yang terdampak telah dievakasui ke lokasi pengungsian yang didirikan yakni Rumah Pemotongan Hewan (RPH) dan Musalah Al Ma’ Arif, Petir Cipondoh.
“Kalau jumlah yang mengungsi masih dinamis. Karena mobilitas warga yang keluar masuk,” ucapnya.
Baca Juga: Bakar Sampah, Lahan Kosong di Karawaci Terbakar hingga 200 Meter Persegi
Sementara, lanjut Andia, terdapat sejumlah titik lokasi banjir di Kota Tangerang yang sudah berangsur surut seperti di Kecamatan Larangan yang merupakan wilayah dengn titik banjir paling banyak.
“Kalau titik yang lainnnya sudah berangsur surut,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang yang melanda Kota Tangerang dan sekitarnya sejak pukul 15.30 WIB, mengakibatkan sejumlah wilayah tergenang banjir.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Ubaidillah Ansar mengatakan, update kondisi di Kota Tangerang per pukul 21.00 WIB, ada 17 titik terjadi genangan hingga banjir, dengan kecamatan terparah ialah Larangan dengan 11 titik lokasi.
“Di antaranya Kelurahan Larangan Selatan, yaitu di Jalan Habib Novel setinggi 60cm dengan lokasi terdampak pemukiman. Kelurahan Keeo Selatan di Jalan H. Daiman setinggi 60cm hingga 80cm dan telah dievakuasi sekitar lima warga,” jelas Ubaidillah.
“Masuk yang tertinggi, juga ada di Kelurahan Cipadu Jaya di Taman Cipulir Estate dan Jalan Duta Raya RW 07 yaitu jalan umum dan pemukiman dengan ketinggian 40cm hingga 120cm,” sambungnya.
Baca Juga: Personel Damkar Kota Tangerang Adu “Mekanik” dalam Fire Fighter Skill Challenge Competition
Ia pun menjelaskan, kecamatan lainnya yang terdampak ialah Kecamatan Cibodas, Kecamatan Pinang, Kecamatan Karang Tengah dan Kecamatan Ciledug.
“Sederet penanganan awal sudah dilakukan. Seperti, koordinasi lintas daerah, monitor pintu air, penanganan drainase tersumbat dan aktivasi pompa oleh DPUPR, menurunkan perahu dan evakuasi warga oleh BPBD. Semua sudah dan terus bergerak sambil melihat kondisi air dan lapangan lintas wilayah,” tutur Ubaidillah.
Lanjutnya, hingga pukul 21.30 WIB petugas BPBD juga dikerahkan ke wilayah Kelurahan Kreo Selatan, Kecamatan Larangan melakukan evakuasi 20 warga dari 54 KK di RT 05, RW 04. (hafiz)
























